Harus Memilih

Harus Memilih

  • WpView
    Membaca 256,212
  • WpVote
    Vote 13,337
  • WpPart
    Bab 82
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 28, 2021
Aku bakal seneng banget, kalo kalian FOLLOW aku sebelum baca! ________________________________________________ Nomer dua, adalah nomer yang kamu berikan untuk 'ku. Kamu akan ada bersamaku, jika tidak ada DIA yang membutuhkanmu. Jika disaat kita sedang bersama, lalu ada dia yang membutuhkanmu. Maka kamu akan pergi meninggalkan 'ku demi DIA. Pergi melangkahkan kakimu meninggalkan 'ku, demi DIA. Tanpa kamu berpikir sedikit pun akan seperti apa perasaanku, melihatmu pergi menjauh dari hadapanku. Sehingga punggung yang tegap milikmu itu, mulai menghilang perlahan dari pandanganku. Karena langkah kakimu yang lebar, dengan perlahan mulai menjauh, yang menyebabkan ada jarak antara kita karena DIA. Aku dan kamu, akan di hadapi dengan sebuah pilihan. ________________________________________________ Kalo udah baca. Jangan lupa kasih VOTE and KOMEN! Terimakasih:)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#7
harusmemilih
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Friend's Zone's
  • Strong Girl Michella (END)
  • LYBLOP [✓]
  • ALEYA~~
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • OUR PROMISE
  • BETWEEN
  • Rintik Hujan
  • Let Me Love You Longer

Cinta mempermainkan persahabatan kita! Aku, Kamu, Dia, dan Kita! Aku sangat ingin berteriak kepada dunia bahwa aku ingin egois sedikit saja. Tapi ternyata diriku terlalu lemah ketika aku di perhadapkan untuk memilih antara Cinta dan Persahabatan. Sehingga pada akhirnya aku mengalah, kelemahanku membuatku memutuskan untuk pergi sejauh yang diriku bisa. Membawa pergi ragaku untuk bersembunyi dan lari dari segala kesakitan tak berujung ini. Meningalkan semua kenyataan pahit yang tak pernah ingin kukenang dan bahkan tak akan pernah di terima oleh relung hatiku. Tapi ternyata takdir tak semudah yang diriku bayangkan, rasa ini mempermainkanku sekali lagi dalam kondisi yang berbeda, dan semakin membuatku lebih terpuruk. Hingga rasanya sesak dan sempit menghimpit setiap organ tubuhku. Dimana Aku harus bertahan antara Cinta, Persahabatan, dan kehadirannya. Tapi kali ini bolehkah diriku egois? Untuk mendapatkan setitik kebahagiaan? Dan untuk kesekian kalinya aku harus menelan kepedihan teramat dalam, yang membuatku hancur perlahan-lahan. Apakah kali ini aku harus pergi lagi? Apakah ini yang diinginkan takdir dan cinta bodoh ini kepadaku? Pergi untuk mencari kebahagiaan yang sebenarnya? Apakah aku akan kalah lagi kali ini? ~ FRIEND'S ZONE'S ~ "Aku bahagia ketika melihat kedua sahabatku bahagia..." "....itu definisi sahabat bukan?" 🚫 DO NOT MENJIPLAK MY STORY! PLAGIAT MOHON BERTOBAT🚫

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan