GIBRAN FERNANDO

GIBRAN FERNANDO

  • WpView
    Reads 1,230
  • WpVote
    Votes 254
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 27, 2021
Mari menikmati kisah seorang Gibran Fernando yang pada malam itu tidak sengaja hampir menabrak seorang gadis seumuranya Sosok laki laki yang memiliki Wajah amat teramat Tampan yang selalu di idamkan menjadi pacar kaum hawa di sekolah manapun,dengan watak dingin,galak dan sadis jika ada yang mengusik ketenanganya apalgai jika sampai mengusik pasukan Ateez,ya sebut saja dia Gibran Fernando Bagaskara ketua dari pasukan Ateez. Namun apa jadinya Jika seorang Meysa Daeva Aruna gadis Hiperaktif dan ceria itu mencoba masuk ke dalam kehidupan seorang Gibran yang penuh dengan teka teki mungkin? Enjoyy!
All Rights Reserved
#8
humorisboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Forever Friends ( End )
  • ADELIO [END✔]
  • Because I'm Love (Completed)
  • FRIENDZONE   [REVISI]
  • (Un)Covered
  • Play With Players (TERBIT)
  • Love The Caramel
  • 2G (Sequel ARFA)
  • REANDRA [END]

Clara minum teh manis hangat yang tadi pagi dia siapkan dalam termos kecil kesayangannya. Menghirupnya secara perlahan untuk merasakan aroma teh melati yang harum berbalur sedikit rasa manis. Karena Clara tidak terlalu suka rasa teh yang terlalu manis. Cukup senyum manisnya Gibran cowok tercintanya saja yang Clara sukai. Pagi ini Gibran belum memberinya kabar , terakhir sore kemarin Gibran mengirim pesan kepada Clara di obrolan pribadi hanya menanyakan Clara ada dimana , apakah sudah sampai dirumah dan sudah makan siang. ----- Clara langsung bangkit dan menempatkan termosnya diatas meja lalu keluar kelas untuk mulai menyambut kedatangan teman-teman kecilnya didepan pintu kelas. "Ibu guru ... aku udah berani sendiri dong." " Liat deh , mamaku anterin aku sampai pintu pagar aja ." kata Sena dengan bangganya. "Oiya ya ... mama Sena cuma anterin sampai pintu pagar." "Alhamdulillah ya Sena berhasil pagi ini." lanjut Clara sambil melangkah maju menyambut Sena dan berjongkok untuk menyamakan posisinya dengan tinggi badan Sena. ----- "Ibu guruuuu.... ada ular !" teriak Sena "Ada ular ... Awas teman-teman hati-hati , kita lapor polisi bu guru ." ucap Raya dengan suara cemprengnya sibuk berteriak-teriak sehingga memancing teman-temannya yang perempuan untuk ikut berteriak-teriak heboh. "Bu guru ... kenapa cacingnya gak dibunuh aja bu." "Kan cacingnya udah gangguin kita tadi." "Iya bu guru ... cacingnya pasti gak mandi sama sikat gigi deh." tambah Hanin dengan suara cemprengnya menimpali ucapan Nilam ----- #Proses revisi per Bab# #Mohon maaf bila tidak nyaman#

More details
WpActionLinkContent Guidelines