Story cover for Anyelir by Tanseokook
Anyelir
  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 10
  • WpView
    Reads 182
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 10
Ongoing, First published Mar 26, 2021
Diam-diam, Bima Sevanxa menyaksikan pertandingan bola basket tim putri. Ia ingin memastikan, apakah benar bahwa Ayra Kamilia, sang ketua tim basket, adalah gadis yang dulu sangat ia sayangi? Waktu, perlahan, akan memberikan jawabannya.

Dengan berbagai cara, Bima berusaha mendekati Ayra. Sebagai senior, ia mengajukan diri untuk menjadi pelatihnya, dan pak Yoga, guru olahraga mereka, pun menyetujui.

Tanpa disadari Ayra, ia mulai merasa nyaman dengan kehadiran Bima. Mereka menjadi semakin dekat, tak terpisahkan. Tiada hari tanpa Bima, tiada hari tanpa Ayra.

Namun, seiring berjalannya waktu, sifat asli mereka mulai terungkap. Ayra yang keras kepala dan Bima yang egois. Dua pribadi yang sama-sama sulit untuk tunduk satu sama lain.

Ada kalanya, mereka merasa terluka. Ayra merasa tersakiti oleh Bima, dan Bima merasa terluka oleh Ayra.

Akankah Bima tetap setia di sisi Ayra, seperti yang ia janjikan, atau justru Ayra tak akan pernah menemukan kebahagiaan sejatinya?
All Rights Reserved
Sign up to add Anyelir to your library and receive updates
or
#148ayra
Content Guidelines
You may also like
Almost Us  by Dyasha09
25 parts Ongoing
Kalau ada satu orang yang selalu bikin Aira kesal tiap pagi masuk kelas, jawabannya cuma satu: Arga, si tukang ejek, tukang senyum miring, tukang nyebelin-tapi entah kenapa, hatinya selalu deg-degan tiap cowok itu datang. Bagi Arga, ejekan itu caranya menjaga jarak dari rasa yang terlalu dalam. Karena sesungguhnya, Aira bukan sekadar teman sekolah biasa. Ia adalah gadis kecil bermata sedih yang pernah ia tolong saat jatuh di jalan berlumpur puluhan tahun lalu. Gadis kecil dengan seragam sekolah dan pita merah di rambutnya, yang tersenyum malu-malu dan bilang terima kasih... sebelum akhirnya berlarian ke arah keluarganya yang sepertinya akan pergi meninggalkan rumah. Arga ingat. Aira tidak. Saat mereka dipertemukan kembali di usia dewasa-di sekolah yang sama, di kelas yang sama-Aira sudah menjadi perempuan yang dingin, keras kepala, dan angkuh. Tapi bagi Arga, ia tetap anak kecil yang dulu pernah ia bantu, yang senyumnya pernah membuat hatinya hangat. Arga mengenali Aira,, Arga ingat jelas nama gadis kecil yang ditolongnya dulu dari nama di seragam sekolahnya. Aira kaisha eliana. Jadi Arga memilih satu cara untuk mendekat: ejekan. Setiap ledekan, setiap adu mulut kecil, adalah bentuk rindunya yang lama dipendam. Tapi Aira? Ia terlalu bangga untuk bertanya, dan terlalu tertutup untuk merasakan. Dan ketika cinta sudah hadir di hati Aira, mereka harus berpisah untuk selamanya. Arga hanya menerimanya meski hancur, hanya kata selamat. Lalu pergi. Dan tak pernah kembali. Mereka bukan siapa-siapa. Bukan sepasang kekasih. Bukan sahabat. Tapi pernah saling jatuh cinta diam-diam-dan itu cukup untuk dikenang seumur hidup.
You may also like
Slide 1 of 9
Tangled Hearts cover
Almost Us  cover
One Day With Linka (COMPLETE) cover
Jejak Rasa [TAMAT] cover
TANTAN ; with you [ ON GOING ]  cover
EVERYTHING HAS CHANGE cover
(Un)Covered cover
Sepucuk Surat untuk Elraga [SELESAI] cover
RAJAWALI cover

Tangled Hearts

21 parts Ongoing Mature

Hidup Maya penuh dengan kejutan yang tak terduga. Masa lalu keluarganya begitu kelam, mulai dari kecelakaan hingga kehilangan sang kakak yang meninggal secara tragis karena dibunuh oleh seseorang yang tampaknya menyimpan dendam pada keluarganya. Meski begitu, Sherina, teman sekelas Maya selalu ada untuknya, memberi semangat dan dukungan yang tak ternilai. Kasus pembunuhan kakaknya masih belum menemukan titik terang. Pelaku sesungguhnya belum diketahui-mungkin target aslinya bukan sang kakak, melainkan orang lain di keluarga mereka. Atau bisa jadi, tujuan si pelaku sudah meninggal lebih dulu, sehingga ia melampiaskan dendamnya pada anggota keluarga lain, yakni kakak Maya. Di tengah luka dan misteri itu, Maya juga menyimpan kisah manis dalam hatinya. Ia menyukai kakak kelasnya, Arshaka-atlet basket kebanggaan sekolah. Awalnya, Maya hanyalah bagian dari kumpulan fans Arshaka. Namun perasaannya berkembang. Ia ingin lebih dari sekadar pengagum. Ia ingin mengenalnya lebih dekat, menjadi teman, atau mungkin lebih dari itu. Tapi Arshaka pun bukan sosok yang tanpa luka. Masa lalunya tak kalah rumit. Sejak kecil, ayahnya menghilang. Kata ibunya, sang ayah meninggalkan mereka begitu saja. Namun, semakin Arshaka tumbuh dewasa, ia mulai menyadari bahwa semua cerita ibunya adalah kebohongan. ғᴏʀ 13+