Anyelir

Anyelir

  • WpView
    Reads 198
  • WpVote
    Votes 129
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 1, 2022
WpInfo
Fanfic
NCT
Diam-diam, Bima Sevanxa menyaksikan pertandingan bola basket tim putri. Ia ingin memastikan, apakah benar bahwa Ayra Kamilia, sang ketua tim basket, adalah gadis yang dulu sangat ia sayangi? Waktu, perlahan, akan memberikan jawabannya. Dengan berbagai cara, Bima berusaha mendekati Ayra. Sebagai senior, ia mengajukan diri untuk menjadi pelatihnya, dan pak Yoga, guru olahraga mereka, pun menyetujui. Tanpa disadari Ayra, ia mulai merasa nyaman dengan kehadiran Bima. Mereka menjadi semakin dekat, tak terpisahkan. Tiada hari tanpa Bima, tiada hari tanpa Ayra. Namun, seiring berjalannya waktu, sifat asli mereka mulai terungkap. Ayra yang keras kepala dan Bima yang egois. Dua pribadi yang sama-sama sulit untuk tunduk satu sama lain. Ada kalanya, mereka merasa terluka. Ayra merasa tersakiti oleh Bima, dan Bima merasa terluka oleh Ayra. Akankah Bima tetap setia di sisi Ayra, seperti yang ia janjikan, atau justru Ayra tak akan pernah menemukan kebahagiaan sejatinya?
All Rights Reserved
#300
basket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Waktu?
  • Starlight Tears || Tamat (S1)
  • Sepucuk Surat untuk Elraga [SELESAI]
  • (Un)Covered
  • Almost Us
  • One Day With Linka (COMPLETE)
  • Tangled Hearts
  • EVERYTHING HAS CHANGE
  • RAKA

Bagaimana rasanya mencintai dalam diam? Mungkin satu-satunya yang bisa menjawab pertanyaan itu adalah Gio. Dia dengan segala pertimbangan di kepalanya memilih memendam rasa pada sang kakak kelas saat dia masih SMP. Rasa yang dia kira akan pudar saat lulus nanti malah masih betah bersarang di hatinya, bahkan sampai dia lulus sarjana pun dia menyadari masih menyukainya. Secara tiba-tiba dipertemukan kembali dalam situasi yang Gio pikir lebih memungkinkan untuknya bersama dengan wanita itu. Awal pertemuan kembali yang tidak sengaja membuatnya menyadari jika dia masih menyimpan rasa pada adik kelasnya itu. Apakah Gio berhasil kali ini? Atau dia hanya mengulang hal yang sama dan lompat pada lubang yang sama?

More details
WpActionLinkContent Guidelines