365 Days With You [ON GOING]

365 Days With You [ON GOING]

  • WpView
    Reads 165
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 28, 2022
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Ini cerita tentang Rain gadis pecinta hujan, Rain mencintai hujan namun benci petir. Rain memiliki sebuah penyakit yang dimana penyakit itu membuat dirinya harus semangat menjalani hidup. Dan pada suatu hari dia bertemu seorang pria yang membuat dirinya tertarik, dia adalah pria pertama yang melihat catatan diary nya. Dimana disitu tertulis penyakit apa yang dialami Rain. Hal yang membuat Rain tertarik adalah, pria itu bersikap tidak seperti lainnya. Biasanya orang akan iba saat mengetahui jika ada seseorang yang mempunyai penyakit parah. Namun tidak dengan pria itu, sikap tidak pedulinya membuat Rain tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentangnya. "So, kenalin nama gue_" Belum sempat Rain melanjutkan perkataannya, lagi-lagi Langit memotong nya. "Sorry, tapi gue ga kenal lo." Rain mengulurkan tangannya lalu berkata, "Ya, maka dari itu gue inisiatif buat ngenalin diri gue. Jadi kenalin nama gue_" "Ga penting." *** Langit Ardan Ayhuksa. "365 hari bersama lo itu antara penyesalan sama bahagia yang gue rasain." Rain Valenta "Ketika bersamamu adalah semangat ku untuk hidup." Jadi gimana kelanjutan dari cerita mereka, jika penasaran langsung baca. Jangan lupa vote, komen, dan share oke >3
All Rights Reserved
#472
anakremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rainangkasa #2 [END]
  • Kapasitas Semesta
  • She Pluviophile
  • THE RAIN
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Yang Dicari
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Resiko
  • COMPLICATED

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines