Maturasi

Maturasi

  • WpView
    Reads 360
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 18
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 23, 2026
maturasi/ma·tu·ra·si/ n proses menjadi dewasa (matang). Menjadi dewasa memang tak mudah, Dewasa dituntut untuk bertahan dan terus tumbuh menjadi lebih baik. Setiap orang akan tumbuh menjadi dewasa dengan jalannya masing-masing. terlepas permasalahan Karier, keluarga, hubungan percintaan dan ekspetasi yang terkadang tidak sesuai dengan realita merupakan bagaian dari proses pendewasaan. Bukan hanya terpaku pada hasil saja, melainkan bagaimana kalian menerima dan menikmati prosesnya sampai pada titik menuju " Dewasa". Happy reading guys :)
All Rights Reserved
#361
lawyer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • my white wolf (SUDAH TERBIT)
  • Jejak Dosa
  • When I'm Gone (Completed) | Love Series
  • Setia[END]
  • When Mr. Abraham Wants Me
  • His Kiss, No Escape
  • Hi rumors
  • Place in Your Heart (END)
  • MARVELO
  • Taste Like Heaven

Untuk 21++ yaa... harap dengan kesadaran bacanya... (silahkan folow dulu) "Apapun yang sudah berada di tanganku, siapapun tidak akan bisa mengambilnya, Nona. Itu kamusku! " Dia bukan seorang wolf, ataupun vampir semacamnya. Hanya saja semua orang memanggilnya begitu 'white wolf' Karena prilakunya yang arogan, nyaris bagaikan seekor srigala. Dia yang di lahirkan untuk jadi seorang pemimpin dari geng mafia. Membuatnya tak pernah mau mengenal cinta atau bahkan tak ingin tahu menahu soal kata terkutuk itu. Karena baginya, cinta adalah sebuah penyakit yang bisa melemahkan pertahanan dirinya. Namun, suatu saat ia bertemu dengan seorang gadis yang merawat sepupunya yang buta, ia tertarik, dan ingin memilikinya. dan sorang white wolf pun jatuh cinta, mungkinkah ia akan meninggalkan status white wolfnya dan memilih hidup bersama gadis itu. Atau ia akan mengubur perasaannya dalam-dalam, sehingga waktu yang menghapus dengan sendirinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines