Friendzone

Friendzone

  • WpView
    Reads 31
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 26, 2021
"Kenapa kamu berubah ra?". Nara tertawa pahit "bukan gue yang berubah nan tapi lo yang merubah segala nya". "Maksud lo?". "kenapa lo lebih memilih dia yang seseorang yang lo kenal cuma beberapa bulan dari pada gue yang udah 2 tahun lo kenal?" nara nenarik nafas nya berat mencoba bersikap seolah dia dalam keadaan baik-baik saja "apa gue pernah maksa lo buat nyatain cinta lo ke gue? Tentang rasa sayang lo ke gue? Enggak kan". Jinan tertegun di tempat nya "Ra...gue--". "Karena lo cuman anggep gue sebagai sahabat lo nan enggak lebih dari itu" nara mengusap air mata nya yang tiba-tiba saja keluar "gue yang salah...gue yang salah mengartikan persahabatan kita,Nan". Note: lelaki dan perempuan tidak akan bisa hanya sebatas sahabat salah satu dari kedua nya pasti ada yang menyimpan rasa. Rasa yang lebih dari kata sahabat.
All Rights Reserved
#548
beomgyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • what if? (END)
  • Ali Arkhan
  • RAKA
  • Sorry ─Soobin TXT✔
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • No Longer Mate
  • OMG, i really liked him
  • Cahaya Redup [END]✓

Ini hanya potongan-potongan kisah mengenai perjalanan mereka yang tengah berjuang untuk ikhlas merelakan dan berdamai dengan diri. Tentang mereka yang tidak punya pilihan selain mengalah kepada semesta yang semena-mena memaksa untuk menelan pahitnya takdir. Satu dari mereka harus merelakan cintanya tak sampai Satu dari mereka harus memiliki bahu sekuat baja untuk menopang rapuhnya keluarga Satu dari mereka harus sanggup melepaskan warna-warni yang disajikan dunia Satu dari mereka harus kuat ketika Tuhan mengambil paksa sesuatu yang dititipkan kepadanya Dan satu dari mereka harus bisa memaafkan dirinya sendiri karena tak mampu berjuang sedikit lebih lama lagi Semua punya retak di hati namun satu sama lain saling mengobati. Menyambung yang patah, menambal yang berlubang dan menyokong yang hampir rubuh. Mereka tidak saudara sedarah, namun jahatnya permainan semesta membuat mereka tak pernah lelah untuk saling merangkul. "what if?" Mereka tak pernah menyerah sebab 'bagaimana jika' semua berakhir bahagia?

More details
WpActionLinkContent Guidelines