EVANESCENT: When The Star Lose Her Luster

EVANESCENT: When The Star Lose Her Luster

  • WpView
    Leituras 18
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mar 27, 2021
Berawal dari keinginannya untuk mengubah image di SMA Kencana, Mada malah terjerumus ke dalam situasi dimana bom waktu yang digenggamnya bisa meledak kapan saja. Puncaknya adalah ketika Rajendra mendekatinya dan tanpa sengaja menyeretnya ke dalam suatu masalah serius hingga menjatuhkan nama dan image yang sudah dibangunnya sejak kelas 1 SMA di Kencana. Statusnya sebagai siswi yang terkenal agamais dan teladan, hancur hanya dalam satu malam. Di lain waktu, sebelum puncak kehancuran Mada, Alegassi sahabat Mada yang mengaku ingin sama-sama belajar Islam lebih dalam, tiba-tiba menghilang tanpa kabar selama sepekan. Hingga muncul desas-desus bahwa gadis itu terlibat dalam transaksi gelap gembong mafia, Al muncul kembali tanpa klarifikasi. Namun, tak berselang lama kemudian Al kembali menghilang hingga hari kelulusan. Bahkan saat Mada berada di posisi paling terpuruk, gadis itu tak nampak batang hidungnya. Rasa sakit atas kesalahpahaman dan kehilangan yang diterimanya nyaris membuat Mada terjun ke dalam jurang keputusasaan. Kehidupannya berbanding terbalik 180 derajat. Belum lagi soal kenyataan bahwa ayah kandungnya memiliki kesan buruk yang mendalam bagi Rajendra.
Todos os Direitos Reservados
#60
persona
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • My Boyfriend Cute [Tamat]
  • My Love
  • Daniel Owns Me
  • PERLINA
  • Belonging To The Killer  [On Going]
  • The A
  • Bucin Ala Al [END]
  • LIKE A FOOL

"Duh cowok kok letoy sih? Malu sama otot," ejek segerombolan cewek saat Aiko Alvarendra Rajendra atau biasa disebut Al itu. "Ngak papa letoy yang penting pacar aku leader geng montor," balas Al tersenyum mengejek pada cewek yang menghinanya tadi. "Alah bisanya cuma sembunyi di Xalva doang jangan sok keras," cibir cewek itu tidak terima dengan balasan Al. "Daripada situ nyindir dibelakang orang," balas lagi Al. Tumben sekali cowok letoy ini membalas ejekan mereka? Padahal biasanya langsung pergi dan tidak menggubris. "Iya kan Alva?" Imbuh Al membuat Xalva yang bersembunyi dibalik tubuh tegap Al menatap tajam segerombolan itu. "Ayo pergi," ajak Xalva meninggalkan segerombolan itu yang bernafas lega. "Pantesan ada pawangnya sih," umpat ceweknya itu bergegas pergi dan diikuti teman lainnya. Memiliki cewek multitalenta adalah suatu kebanggaan untuk Al. Walaupun betul kenyataanya jika Al adalah cowok ter letoy se sekolahnya. Yuk kepoin kisah mereka!!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo