Honey Money

Honey Money

  • WpView
    Reads 206
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 4, 2021
- Zeline Auristela Amran Gue paling suka dengan hal yang stabil. Dari kehidupan, keuangan, hubungan keluarga, hingga hubungan asmara. Yaa... meskipun dalam masalah percintaan kadang gue lebih banyak makan ati, tapi karena gue merasa udah tau pola nya dan tau cara ngatasinnya, jadi gue rasa gue baik-baik saja dan memilih untuk menjalani apa yang gue miliki. Gue pikir, toh hidup juga mau ngapain sih ribet-ribet? Semua orang siklus nya juga tetep sama, dari lahir - sekolah - kerja - menikah - punya anak - meninggal. So what do you expect? Dari pemikiran gue kalian bisa menebak, gue emang se-plain dan se-simple itu guys. Mungkin ini yang bikin Vi pacar gue (atau kalo kata orang sih jodoh gue dari orok) nganggap gue ngebosenin. Meskipun gue sebenarnya tau, gue pura-pura tutup mata aja. Kalo kata Jess sih gue bucin tingkat akut. Dulu gue ketawa-ketawa aja dikatain begitu. Sampai ketika seseorang tiba-tiba datang dan menyadarkan gue, apa iya emang gue sebucin itu? - Jarendra Karim Semua orang manggil gue JK. Sebenernya sih bukan tanpa alasan. Gue gak suka nama gue. Mengingatkan gue akan seorang berengsek yang bikin hati nyokap gue ancur. Tapi kalau bukan karena dia, gak mungkin gue silver spoon dari lahir. Gue sangat menikmati previlege yang gue dapatkan hingga detik ini. Hey, c'mon! everybody wants to be in my shoes. Apalagi dengan mental hardworking yang gue miliki, hampir semua keinginan gue pasti gue dapetin. Tebakan gue pun selalu tepat untuk masalah persentase win or loose. Tapi kali ini gue bener-bener frustasi. Karna untuk dapetin dia, gak ada yang namanya hitam dan putih. Memang bener kata orang, kalo udah nyangkut masalah perasaan semuanya blur. Meskipun saat ini kekayan gue kayak gaada harga nya dan gue hanya bisa bermodalkan mental persistent, tapi gue harus tetap yakin kalo gue yang bakal menang. Titik!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Be YourSelf
  • MAREAPADA [Revision]
  • LIGHT
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Love Can Heal || NamJin [ END ]
  • Let Me Know Love
  • EGLANTINE ��ㅡ'Na Jaemin'
  • ALVIN (On Going)

"aku khawatir meninggalkan Hana bersama kalian, rasanya seperti meninggalkan seekor ayam dikandang sekumpulan serigala!!" saut manager sambil tertawa kecil ""yah bahkan aku tak tertarik terhadapnya manager, aku seorang laki-laki yang memiliki selera tinggi" Pekik jungkook, menatapku dari ujung rambut sampai ujung kaki. ucapannya benar-benar terdengar mejengkelkan untukku. Aku berusaha sekuat tenaga untuk menahan amarahku, aku hanya menarik nafas panjang perlahan untuk menenangkan diriku "yeeaaaa jeon jungkook, justru kaulah yang paling buas daripada hyung-hyungmu. Apa kau tahu itu??" Bentak manager pada jungkook, dan itu membuat member yang lain tertawa tepingkal-pikal hingga mengeluarkan air mata "yeaaa hentikan, kalian meremehkan kepolosanku" teriak jungkook lantang berusaha untuk menghentikan tawa dari hyung-hyungya, disisi lain aku hanya tersenyum menahan tawaku tapi dalam hatiku benar-benar senang karena manager membelaku. "hentikan, aku sampai lupa ingin mengatakan apa!!" Seketika mereka pun berhenti tertawa, dan ruangan senyap dalam hitungan beberapa detik sampai manager melanjutkan perkataanya "ohh yaa, jimin gunakan bajumu kalau tidur. Jungkook tolong jangan tidur sembarangan, kau bisa saja salah memeluk orang lain. Namjoon jangan lupa kunci pintu kamar sebelum tidur, aku harap Hana tidak teriak saat bangun tidur!!" Dengan suara lantang manager mengingatkan para member BTS. managerpun melangkah keluar pintu dan meninggalkan ruangan

More details
WpActionLinkContent Guidelines