Menikah Muda Karena Nafsu Sesaat

Menikah Muda Karena Nafsu Sesaat

  • WpView
    Reads 6,052
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
aku tak mengerti dengan takdir tuhan terkadang mengombang ambingku dalam ombak ketidakpastian terkadang melambungkanku ke langit ke tujuh sedahsyat itu hidup yang harus ku jalani Wajah manisnya menyihirku untuk mendekatinya. Kepolosannya menjadi pecutan untukku, untuk mereguk nikmatnya surga dunia yang ia suguhkan. Surga dunia yang ku reguk dan kelak menjadikan perjalanan hidupku semakin rumit. Nikmat yang ia suguhkan sungguh memabukkan. Membuai setiap inci nafas yang kuhembuskan. Namun takkan sebanding dengan apa yang akan kudapatkan kelak. Nafsuku terpacu, seiring desah nafas yang beradu kencang. Detak jantung berdentang bagaikan genderang perang. Sungguh gairah nikmat yang melelahkan.
All Rights Reserved
#325
gairah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bitch Daughter (Putri Kupu-kupu Malam) SELESAI✓
  • MINE (END)
  • Jeritan Anak Broken Home 17+
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Memories in Moon
  • • EUTANASIA •
  • Q'³ | Qiano-Qianzie-Qiana (HIATUS)
  • LailA

Aku tak akan bisa memilih takdirku, laki-laki seperti apa yang akan menjadi Ayahku kelak, dari rahim siapa aku akan dilahirkan. Aku tak pernah tau apa salahku, aku tak pernah tau seberapa besar dosa yang telah kubuat. Hingga cacian dan makian adalah makanan sehari-hariku. Apakah aku terlahir untuk dibenci? lantas dosakah aku jika kubenci dirinya yang telah membuatku dibenci? meski hati kecilku selalu berkata, aku sangat menyayanginya. -Kinar- Hanya beribu kata maaf yang dapat aku lontarkan, walau kata itu takkan mampu merubah takdir dan kebahagiaanmu yang telah hancur karena ulahku. Aku tak tau apa yang bisa kulakukan untuk menjauh dari kelamnya hidupku ini. Aku tak tau bagaimana cara untuk dapat membahagiakanmu. Namun hanya satu yang pasti, aku sangat-sangat menyayangimu dan aku rela mengorbankan segalanya, meski jiwa, raga bahkan nyawaku taruhannya. -Karina- Aku hanya seorang lelaki biasa yang mencintaimu. Tak memandang siapa dirimu, darimana asalmu, setinggi apa derajatmu. Karena rasa ini tumbuh atas karunia-Nya, maka ijinkanlah aku untuk dapat mencintaimu atas ridho-Nya. -Nazar- Cerita ini pindah lapak ke KBM ya. Terima kasih 🙏😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines