Mawar Milik Juna

Mawar Milik Juna

  • WpView
    LECTURAS 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, mar 28, 2021
"Bulshit! Bayangan saja yang bagian dari tubuhku hilang dalam kegelapan, lalu kamu yang bukan siapa-siapa? Ha ha ha." Tawanya meremehkan dengan posisi tangan masih sama menjadi alas kepala bersandar. "Tidak terlihat bukan berarti tidak lagi ada, justru yang diam-diam itulah yang paling keras suaranya di langit." Menunjuk awan putih kapas dengan rona biru di sela-selanya. ~•0•~ Tentang kita dan cara memahami; perjalanan ini.
Todos los derechos reservados
#69
teentlit
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • The Art of Letting Go
  • INFINITY
  • The Second Chance
  • Trust
  • DEKSIDEM
  • Bayang
  • Cold Eyes
  • SAKURA
  • Hear (Completed)

Awan menatap gadis di hadapannya dengan sorot mata yang meneduhkan, seperti mencoba menerjemahkan setiap rasa sakit yang tak bisa terucap. "Yang penting itu bukan siapa yang akan tinggal atau pergi nantinya, tapi yang paling penting itu gimana cara lo belajar buat menerima dan mengikhlaskan. Kehilangan gak akan terasa sesakit itu lagi kalau lo tahu caranya," kata Awan. Perlahan, ia mengamit jemari Letta. Gadis itu sempat berusaha melepasnya, namun Awan menggenggam lebih erat, memberi kehangatan di tengah dinginnya angin yang menyelinap dari jendela kamar yang terbuka. Letta terdiam sesaat, menunduk, namun akhirnya suara pelannya pecah. "Gimana caranya?" "Nanti Kita berdua yang bakal cari tahu hal itu sama-sama, Let."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido