Lily
  • WpView
    Membaca 112
  • WpVote
    Vote 30
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jan 11, 2023
Harley Arshavina Hansley, atau biasa dipanggil Lily adalah seorang gadis yang pendiam. Tidak- bukan pendiam, melainkan seorang gadis yang tidak berbicara sama sekali. Dia tidak bisu, tentu ia bisa berbicara. Percaya atau tidak, dulu dia adalah seorang gadis yang populer dan penuh dengan percaya diri. Namun, setelah suatu kejadian ia memilih untuk tidak berbicara sepatah katapun. Ada apa dengan Lily?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#272
lily
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tidak ada yang pernah mendengar teriakku
  • Satu Langkah Lebih Dekat [hiatus]
  • Shadows of the Main Story
  • Aku Bukan Vellyne [END]
  • Love In Algorithm
  • For Elise | Karina [End]
  • Zaici Huilai
  • Alasan Dylean [End]

> Nyxara Elaris Dusk bukan gadis biasa. Dia adalah sunyi yang tak pernah dimengerti, luka yang tak pernah diobati, dan tangisan yang tak pernah didengar. Di rumah, dia hanyalah bayangan-dipukul, diabaikan, disalahkan. Di sekolah, dia sasaran empuk ejekan dan kekerasan, dihina bahkan oleh mereka yang dulu menyebutnya sahabat. Tidak ada tempat untuk bernaung. Tidak ada pelukan. Tidak ada suara yang bertanya, "Apa kamu baik-baik saja?" Hidup baginya hanyalah serangkaian hari tanpa warna, tanpa harapan. Sampai pada suatu malam ketika dunia benar-benar membisu, dia berdiri di ujung batas hidupnya. Siap mengakhiri segalanya. Namun seseorang muncul. Seorang pria asing yang menyebut namanya... seolah mengenalnya lebih dalam daripada dirinya sendiri. Siapa dia? Dan mengapa Nyxara tidak bisa mengingatnya? Ini bukan kisah tentang keajaiban. Ini adalah kisah tentang luka, kehancuran, dan seseorang yang mungkin... belum sepenuhnya hancur. > "Nyxara tidak ingin mati. Dia hanya ingin rasa sakitnya berhenti."

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan