Story cover for Boss Suami  by dinasyahida
Boss Suami
  • WpView
    Leituras 18,481
  • WpVote
    Votos 1,249
  • WpPart
    Capítulos 10
  • WpView
    Leituras 18,481
  • WpVote
    Votos 1,249
  • WpPart
    Capítulos 10
Em andamento, Primeira publicação em mar 28, 2021
Rara mendadak diajak nikah oleh seorang pria yang berstatus boss dikantor tempatnya bekerja, Rara mau menikah dengannya asalkan dengan 3 syarat. Kedekatannya dengan ibu sang boss merupakan alasan Sakti mau menikahinya.


Padahal Rara hanyalah seorang gadis yang berpenampilan cupu dengan kacamata bulatnya juga wajahnya yang kusam, berjerawat dan tak terawat. Rara masih heran kenapa pria seperti Sakti mau menikahinya? Wajah seperti dirinya sudah seperti pembantu saja, boro-boro istri pacar pun pasti banyak orang yang tak percaya.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Boss Suami à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#348wedding
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Jodoh itu, Ketuk Pintu! [TAMAT] cover
My Boss's Baby cover
He Was My First Crush (Curse!) cover
Takeaway cover
I Wish.... cover
3th Anniversary  (SELESAI) cover
Langkah Dalam Kebetulan cover
Falling for Weird Boss cover
Dear Hubby  cover
Istri Kontrak Direktur ( Tamat ) cover

Jodoh itu, Ketuk Pintu! [TAMAT]

54 capítulos Concluída

[1] Dara masih 23 tahun, tetapi kerabat dari ibunya selalu menanyakan kapan dia akan menikah, padahal orang tuanya saja tidak pernah merecoki Dara soal pernikahan atau apapun itu. Kejadian itu bermula di saat arisan keluarga dari pihak ibunya. Sang tante berkata kalau dia akan menjodohkan Dara dengan tetangganya yang berstatus duda anak dua, jelas saja Dara menolak. Sampai akhirnya beberapa hari berlalu, ada seorang pria yang datang ke rumah Dara dan berkata ingin melamar Dara menjadi istrinya. Apakah Dara menerima lamaran itu? Ataukah dia menolak dengan resiko selalu diberi pertanyaan "kapan menikah?" *** "Eh, mau ngapain?!" "Tidurlah. Kenapa? Aku nggak boleh tidur di kasur kamu juga?" "Hehe ... kirain tadi mau apa-apain aku." "Aku capek, mau istirahat. Kamu juga tidur gih!" Beneran tidur? Ini istrinya nggak mau di grepe-grepe dulu gitu? Ah, ya sudahlah. Lebih baik segera tidur. "Yaudah deh, mari kita turu!" *** CERITA TERSEDIA HANYA SAMPAI BAB 10. Untuk bab 11 sampai seterusnya bisa dibaca di platform Karyakarsa