SKALAABEL: Read your last diary

SKALAABEL: Read your last diary

  • WpView
    Membaca 1,256
  • WpVote
    Vote 70
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Mei 27, 2021
Kalo Abel siuman, Skala mau apa? Mau nyakitin Abel lagi ya? -Letter from ABEL Ini tentang ABEL yang disembunyikan oleh keluarganya dari dunia luar. Homeschooling, tidak pernah keluar rumah kecuali ada pendampingnya. Suatu ketika keluarga ABEL memutuskan untuk pindah ke kota lain. Dan saat itu- untuk pertamakalinya, Abel diizinkan keluar rumah sendirian. Takdir pun mengambil kesempatan, ABEL dipertemukan dengan SKALA yang akan mengakhiri hidupnya. SKALA memaksa Abel agar satu sekolah dengannya, ia mengancam akan melakukan hal yang sama jika gadis itu menolak keinginan tersebut. Namun seharusnya ABEL tahu, bertemu dengan SKALA ABISHAR, adalah skenario yang buruk untuknya. ------- "KAL! ABEL ITU CUMA GADIS YANG GAK TAU APA-APA TENTANG DUNIA LUAR!" -ARRAY ------- "Gila ya lo, Kal?! Lo liar sama dunia luar. Tapi Abel apa?!" -ARVEN ------- "Sekarang percuma.. mau dia hidup ataupun mati, lo akan tetep ngerasa kehilangan. Emang lo pikir setelah dia siuman terus ngelanjutin hidupnya kaya biasa, dia bakalan baik-baik aja sama lo?!" -ARVEN ------- "INGET, KAL! BERAPA KALI LO NYAKITIN DIA, DAN BERAPA KALI DIA MAAFIN LO!" -ARRAY ------- "Gue gak bisa bayangin gimana jadinya kalo Abel gak bangun lagi." -CIO ------- "Demi apapun. Kita gak akan pernah ngerasa hidup kalo Abel bener-bener gak bangun lagi." -FAREZ ------- "Lo bisa ramah sedikit gak sama perempuan?! ... Eh, gak bisa ya?! Dia koma aja gara-gara lo. Lupa gue, Sorry." -RASI ------- "INGET! BUKAN CUMA SKALA YANG SALAH, KITA JUGA SALAH!" -ARRAY Tapi apa yang akan gadis itu putuskan setelahnya? Berehenti lalu kembali, atau berhenti lalu pergi? ⚠ WARNING! Please don't plagiarize my story! Karena mungkin jika anda berusaha hasilnya akan lebih bagus dari saya. Thank U;-) ✖ Mengandung kata-kata kasar, kekerasan dan perundungan. Pembaca diharap bijak dalam memilih cerita. Cover pict: pinters
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#71
iceboy
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • 27 FEBRUARI
  • BarraKilla
  • Bad Girl & Nerd Girl [END]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Because I'm Stupid (End)
  • MAS JI
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • JANUS
  • AL - TA [END]

* yang cengeng jangan baca! "Woi jelek..... Gue cinta sama lo" Ucap alta spontan Orang yg di panggil itu hanya diam di balik Hoodie yg ia gunakan hingga hanya terlihat bibirnya ke bawah Keliatan manis emang.... " Tapi bohong" Ucap alta selanjutnya, mengganggu gadis itu sudah menjadi kebiasaan nya selama beberapa bulan ini. Sungguh menyenangkan. ***** " Dasar anak pembawa sial, nyesel saya membesarkan kamu.... Tidak tau diuntung" " Pa salah aku apa? Kenapa papa sekasar ini sama aku" " Lo tanya salah lo apa? Eh bocah gak tau diri.... Lo itu udah pembawa sial dengan lahir ke dunia ini... Dan menghancurkan kebahagiaan keluarga kami. Dan sekarang.... Lo bahkan menghancurkan tempat terakhir mama... Orang yang udah memberikan nyawanya untuk kelahiran elo" " Maksud kakak apa, aku ngak ngerti? " " Ngak usah pura pura bego deh lo, Lo kan yang udah mengobrak abrik makam mama" " Nggak aku nggak ngelakuin itu, kakak kenapa bisa nuduh aku? " Isak nya " Karna kata satpam... Yang terakhir kali ke sana adalah kamu," " Aku ngak ngelakuin itu, kemarin makam mama baik baik aja" " Ngak usah ngeles deh kamu, sekarang kamu pergi dari rumah saya, saya udah nggak peduli lagi sama janji saya sama almarhum ayah saya. Mulai sekarang kamu saya pecat jadi putri saya" " Pa... Papa jangan, aku nggak tau harus kemana pa, aku hanya punya papa dan kakak kakak. Pa pliss" ***** Perlahan tapi pasti.... Air sungai yang deras itu dapat menghilangkan semua luka bukan? Termasuk luka yang tak berdarah sekalipun Semuanya akan baik pada waktunya, tapi waktulah yang tak baik pada semua. Kalimat baik baik saja akan berguna pada saat luka sudah tak bisa di pendam akhirnya meluap hingga darah dan air mengalir itu kering Terlihat tanpa terasa tapi berbekas. Ini kisah suka dan duka dari nasib seorang anak tanpa ibu, nasib seorang gadis tanpa kasih sayang, nasib seorang kekasih yang tersakiti , nasib seorang teman yang terhianati. Ini kisah untuk; RATU AIRI PRAMULAN

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan