Kumpulan Puisi

Kumpulan Puisi

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 6, 2021
#PATIDUSA Amukan, tendangan saban hari Cacian, makian menertawai Teringinku pergi Menyendiri Tak ada harapan bertahan Menambah beban mendalam Sungguh kejam Geram Adorisi tak pernah dihargai Atma menjerit merintih Rasa tertatih Pedih Ayah tiri tersenyum Harsa Menanti anaknya sengsara Penuh lara Duka
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • di akhir perang
  • IF YOU
  • Waktu Bagian Semesta
  • Bumaga i Ruchka
  • harapan yang pupus
  • The Disappearance of Butterfly
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • Ketika Tulisan bercerita?

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines