Hanya Bayangan

Hanya Bayangan

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Baginya Areta hanyalah sebuah bayangan. Raga tidak pernah benar-benar meliriknya. Status pacaran ini hanya kedok. Kedok yang Raga gunakan untuk mengikatku, supaya aku tidak pergi darinya dan bisa menjadi pemuas amarah untuknya. Bahkan, secara terang-terangan Raga mempertontonkan kemesraannya dengan Hera. Gadis yang merupakan sahabatnya. Gadis yang satu geng motor dengannya di Axela. Gadis yang sangat berbanding terbalik sifat dan penampilannya dengan Areta. Namun, apa yang bisa dilakukan? Raga bahkan tidak pernah peduli dengan perasaanku. 'Kapan dia akan melirikku?' 'Kapan dia akan memperhatikanku?' 'Kapan dia akan berhenti menyakitiku?' Pertanyaan itu selalu berkecamuk begitu melihat semua sikap Raga yang jauh dari kata pacar idaman. ⚠️⚠️Dilarang keras plagiat⚠️⚠️
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aderaga [ON GOING]
  • Secret Love (Tamat)
  • DEVIAN [END]
  • •Arta✓[OnGoing]•
  • No Longer Mate
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Fake Love
  • PESAN UNTUK RAYAN

[Jangan lupa follow sebelum baca] "Jelek lo."ucap Raga membuat Adera makin kesal. Adera menoleh ke Raga yang sedang memasang wajah tengilnya. Dia memukul dada Raga bertubi tubi. Menangkis hanya itu yang bisa dilakukan Raga. Dia menakap Tangan Adera yang terus saja memukul dadanya. Ditatapnya wajah Adera yang memerah akibat sangat marah kepada Raga. Adera terdiam menyadari posisinya saat ini. Tangan kiri raga menangkis tangannya dan tangan kanan Raga memeluk pinggang Adera membuat tubuh Adera sangat dekat dengan tubuh Raga. "Sakit"kata Raga, lembut. Jantung Adera berdegup kencang. Dia menjadi membeku dipelukan Raga. Dia bahkan tidak bisa mengucap sepatah kata saja karna gugup berdekatan dengan Raga sekarang. Raga menatap Adera dalam. Sesekali dia melirik bibir tipis berwarna merah muda milik Adera lalu dia memiringkan kepalanya, matanya tidak bisa teralih dari bibir menawan Adera. Saat bibirnya dengan bibir Adera hanya tinggal beberapa senti Raga berhenti ia tahu saat ini setan sedang mengodanya sebelum hal itu terjadi, Raga menjauhkan tubuhnya dari tubuh Adera takut ia akan kehilangan kendali. Raga meninggalkan Adera yang masih terdiam membeku disana. 'Raga tadi mau ngapain ya?' batinnya. #Badboy#nakal #kisahcintaremaja #romantis #romance #fiksiremaja #sma #sekolah #Adera #Raga #cinta

More details
WpActionLinkContent Guidelines