Story cover for Perfect Strangers by febinolaamelia
Perfect Strangers
  • WpView
    Membaca 331
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 10
  • WpView
    Membaca 331
  • WpVote
    Vote 15
  • WpPart
    Bab 10
Bersambung, Awal publikasi Mar 29, 2021
Kadang-kadang, manusia diyakinkan bahwa dunia ini kejam dan menjadi sempurna adalah satu-satunya cara agar tidak dilukai oleh semesta. Kadang-kadang lainnya, manusia diyakinkan bahwa ketika menjadi sempurna, pada saat itulah baru bisa merasakan yang namanya bahagia. 

Cerita ini tentang mereka yang terlihat begitu sempurna di mata orang-orang, tanpa mengetahui penderitaan dibalik topeng 'kesempurnaan' itu sendiri.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Perfect Strangers ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#440nana
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Perihal Sandwich(End) oleh dimsumentai
40 bab Lengkap
Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 8
RUANG DEPRESI [ END ] cover
Perihal Sandwich(End) cover
Desire [END] cover
Di Antara Tawa dan Tragedi  cover
Cahaya [COMPLETED] cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
I Am Not Boy  cover
Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT) cover

RUANG DEPRESI [ END ]

39 bab Lengkap

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)