Aku dan Penyiar

Aku dan Penyiar

  • WpView
    Reads 109
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 14, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Aku mengenal radio sejak aku masih sangat kecil, karena pada jaman itu hanya radio yang bisa menjadi hiburan. Belum ada televisi apalagi youtube. Mulai aku membuka mata hingga akan kembali tidur di rumahku selalu terdengar lantunan lagu-lagu dan suara penyiar dari radio milik ayahku. Radio juga merubah aku yang semula tertutup menjadi sedikit terbuka. Aku jadi lebih mudah untuk menerima seseorang untuk bisa menjadi temanku. Aku mendapatkan banyak teman baru dari mendengarkan radio. Ya, mereka adalah sesama pendengar yang aku kenal melalui udara. Kami saling berkirim salam satu sama lain. Alhamdulillah aku bisa berteman dan mengenal dengan beberapa penyiar radio, dari mereka aku belajar tentang dunia siaran. Berteman dengan mereka membuat aku mengetahui kalau kerjaan penyiar itu tidak hanya duduk membacakan pesan masuk dan memutarkan lagu saja. Melainkan banyak hal yang harus mereka kerjakan dalam satu waktu yang sama.
All Rights Reserved
#394
bandung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Good One
  • My possesive boyfriend
  • KIARA [END]
  • RAGARA [ on going ]
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Beautiful Sunset
  • Three Targeted Girls!!
  • Rara [ Proses Penerbitan ]
  • Alone (SELESAI)
  • BALADA KEHIDUPAN

Dari semua pekerjaan yang gue jalani, menulis buku adalah hal yang paling gue senangi. Ketika mengawali karier menulis buku, gue bisa mengisi waktu gue saat gue ada waktu luang. Terkadang disaat gue bosen di sekolah, gue memilih untuk mempergunakan waktu gue dengan sebaik-baiknya dengan cara gue menulis buku. Tapi karena sekolah gue adalah sekolah SMK AKUNTANSI yang dimana kita harus banyak berlatih soal-soal yang ada di buku cetak. Kadang kalo misalnya kita liat-liat kembali, kadang dari buku pun kurang, jadi kita harus mencarinya dari internet yang dimana orang juga bisa memasuki atau menambah soal-soal yang dia miliki. Terkadang disaat gue bosan dirumah dan berhubung gue juga anak tari, maka dari itulah gue lebih memilih untuk make a choreography as a choreographer or take a choreography. Buku yang gue buat ini bukanlah untuk sekedar memberi tahu, namun di buku inilah gue juga berbagi pengalaman gue kepada kalian sepanjang perjalanan gue semasa remaja. Jadi bagi kalian yang masih usia remaja, bersyukurlah kalian karena di usia remaja kalianlah masih mendapatkan energi untuk menyempatkan waktunya. Dalam arti, energi yang kalian peroleh dari makanan bukan hanya untuk belajar saja, tetapi untuk melayani juga terutama untuk melayani Tuhan. Kadang kalo gue pikir pikir kembali, kita sudah diberi kesehatan, kemampuan, peluang waktu, dan kesempatan yang dari pada Tuhan tapi tidak kita pergunakan dengan sebaik-baiknya, kadang itu yang membuat gue menjadi kembali berpikir, lalu apa gunanya Tuhan berikan kita itu semua? Untuk mengetahui kisah selanjutnya seperti apa? Yuk, mari kita ikuti kisah berikut ini. Selamat membaca! VANIA ISKANDAR

More details
WpActionLinkContent Guidelines