We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mengapa Baru Bilang?

Mengapa Baru Bilang?

  • WpView
    Reads 422
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 18, 2021
WpInfo
Fiction
Social Themes
⚠DON'T COPY MY IMAGINARY STORY! Cinta merupakan anugrah langit yang datangnya tidak bisa di duga. Dan semua orang pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, baik disadari atau pun tidak. Lalu apa yang harus dilakukan ketika perasaan itu datang? Memendam atau mengungkapkan? Memendam seperti cinta dalam diamnya Sayyidatina Fatimah kepada Sayyidina Ali? Atau mengungkapkan cintanya terlebih dahulu seperti Siti Khodijah kepada Rasulullah? Itu sebuah pilihan. Tapi bagaimana jika berada dalam sebuah pilihan yang dimana yaitu, menerima orang yang datang melamar? Atau menunggu seseorang yang dicintai melamar? Itu keharusan memilih.
All Rights Reserved
#334
sunda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Perjuangan Cinta Al Fatih (✓)
  • Secret Admirer Senior.
  • My Ustadz My Crush [SELESAI]
  • PERJODOHAN GUS & NING || ON GOING
  • Allisa✓ [Selesai]
  • Mencintaimu Dalam Diam
  • Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama
  • Surat Undangan dari Orang yang Kucinta (Sedang Revisi)

⚠️ follow sebelum baca⚠️ ⚠️No plagiat⚠️ Apakah ada seorang pria yang rela menunggu kepergian istrinya selama dua bulan, tanpa tahu pasti di mana keberadaannya, tanpa henti mencarinya meski hanya bayangnya yang tersisa? Tentu saja ada... Dia adalah Aidan Zayn Alfarizi seorang pemuda laki-laki yang tidak hanya mencintai dengan hati, tapi juga dengan ketulusan yang berlandaskan iman. Cintanya bukan cinta biasa. Ia mencintai dalam diam, dalam sabar, dan dalam doa yang tak pernah putus. "Cinta saya kepadanya, tak ada yang tahu seberapa dalam dan besarnya, kecuali lillahi ta'ala." ~Aidan Zayn Alfarizi~ ♡♡ "Itu adalah bukti dari saya. Al-Qur'an itu adalah Al-Qur'an yang pernah menemani perjuangan saya dalam menghafalnya. Saya memberikannya kepadamu sebagai bukti bahwa saya mencintaimu karena Allah. Saya ingin Al-Qur'an ini tidak hanya membawa keberkahan untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk wanita yang kucintai. Dan sekarang, giliranmu, gunakanlah Al-Qur'an itu untuk menemanimu dalam perjuangan menghafalnya." Kata-kata itu tak sekadar janji. Tapi juga adalah bukti bahwa cinta sejati yang membawa menuju kebaikan, bukan sekadar romansa kosong. Namun takdir berkata lain. Cinta mereka diuji. Layla Zahra Al-Farah, wanita yang dicintai Aidan, sekaligus istrinya, menghilang. Selama dua bulan, Aidan terus mencarinya. Ia tak pernah berhenti berharap, meski yang lain menyuruhnya menyerah. Akan tetapi Ia percaya, cinta yang ditanam karena Allah tak akan tumbuh sia-sia. Apakah takdir akan mempertemukan mereka kembali? Ataukah mereka harus merelakan cinta itu terkubur oleh waktu? 📖 Yuk, ikuti kisah Aidan dan Layla. Kisah tentang rindu yang tak terucap, kehilangan, dan cinta yang menuntun menuju Allah. 💗 Jangan lupa vote dan komen ya! Dukungan kalian sangat berarti untuk kelanjutan cerita ini. Jangan jadi pembaca gelap, karena satu dukungan kecil dari kalian bisa menjadi cahaya bes

More details
WpActionLinkContent Guidelines