LALULA

LALULA

  • WpView
    LECTURAS 443,751
  • WpVote
    Votos 10,673
  • WpPart
    Partes 43
WpMetadataReadContenido adultoConcluida sáb, sep 14, 2024
"Murahan banget, sih, lo." "Gak ada bedanya lo sama nyokap lo. Sama-sama pelacur." Cowok itu menghembuskan napas kasar. "Lo pikir gue bersikap baik sama lo gara-gara gue suka sama lo, huh?" "Gue cuma mau tubuh lo, anjing. Dan sekarang lo ngasih tubuh lo secara cuma-cuma ke gue. Lo gak ada bedanya sama cewek-cewek di sekitar gue." Dava menatap sengit Lula, "sama-sama murahan." "Lo gak lebih dari seorang jalang." *** 17+ Lula, cewek yang memiliki tatapan tajam. Cewek cuek yang tidak suka diusik, dan tidak peduli dengan apapun di sekitarnya. Jika dia ingin peduli, maka akan dia lakukan. Sifatnya yang seperti ini membuat teman sekelasnya enggan untuk mencari masalah dengan Lula. Teman dekat Lula pun belum tentu diperlakukan layaknya sahabat. Dan di saat Dava yang menarik perhatian Lula dengan rahasia yang Dava ketahui tentang Lula, Dava mengancam Lula untuk menjadikan dia sebagai jalangnya. itu membuat Lula harus selalu berurusan dengan Dava. Kenangan buruk di masa lalu Lula, kini kembali bersamaan dengan kekacauan yang diperbuat Dava padanya.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Toxic Relationship
  • ISAAC; RED FLAG
  • Arsyilazka
  • Dia Pacarku! (21+)
  • Two Sadistic Side (POST ULANG)
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • OOSHANKA

Di dalam hubungan ini, hanya ada aku dan rasa kesal mu *** "Menurutlah Nona, mungkin Tuan akan berbaik hati dengan meringankan hukuman mu," ucap Pria yang sama. Tidak mungkin! Dia Kris, tangan kanan dari seseorang yang Kaluna benci dan secara bersamaan juga ia cintai. "Apakah kau bisa menjamin Kris, bahwa ucapanmu benar?" tanya Kaluna dengan datar. Kris terdiam. "Kau bahkan tidak bisa menjamin dirimu sendiri akan selamat darinya jika tidak berhasil membawaku pulang bukan?" tanya Kaluna lagi dan Kris tetap tidak beraksi. Kaluna mendengguskan napasnya. Kaluna berjalan mendekat ke Kris, sebelah tangannya ia masukkan ke kantong celana yang ia pakai. Berhenti tepat di depan Kris, ia melirik ke arah belakang Kris, dimana beberapa anak buahnya berdiri. "Ada 4," batin Kaluna. Kembali memusatkan pandangan ke arah Kris. "Kau terlalu setia Kris, bagaimana jika kau bilang pada Tuan mu bahwa aku di temukan meninggal dunia? Kau tidak akan kena hukuman, begitu juga aku. Kau bisa mengambil jasad seseorang yang sudah rusak, anggap saja itu diriku. Selesai!" Kaluna mencoba menawarkan kerja sama. Kris terdiam, "Nona, kau tau bukan bahwa Tuan bisa mendengar semua ucapanmu saat ini." Kaluna melirik earphone yang terletak di telinga kiri Kris. "Sial!" umpat Kaluna. *** Kaluna tidak pernah tahu. Dari tangan yang pernah menyelamatkannya, datang genggaman yang tak akan pernah melepaskannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido