NCT Home

NCT Home

  • WpView
    Reads 939
  • WpVote
    Votes 534
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 3, 2021
"Adasi...." "DI MANA?!" Kun yang mendengar jawaban dari taeyong itu langsung antusias. Seneng banget dia itu. "Di kontrakan gue. Di situ masih ada beberapa kamar yang kosong...... Tap-" "Tapi kenapa?" "Dengerin dulu dong ayam!!" Kun yang mendengar perkataan taeyong tadi cuma bisa nyengar-nyengir kek orgil. "maaf hehe." "Tapi lo harus terima resikonya." "Resiko? Maksud lo apa?" tanya kun. ⚠️ [TYPO ADA DI MANA-MANA!]
All Rights Reserved
#46
nctwayv
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Na & Liu
  • My Lover 'Jeno x You' (End) ✓
  • Duda -Johnten [ END ]
  • [ I ] PERCUMA - HAECHAN ✔
  • Cek Grup Sebelah - [COMPLETED]
  • FADING IN YOUR ARM [YEOJONG]
  • Ramadhan With Barudak
  • DAILY JIJU
  • -KAKA KELAS- |SungRen
Na & Liu

Hello, This is my opini, kalau ada yang tak suka dengan shipper ini mohon jangan menjelekkan satu sama lain. Maafkan juga bila banyak typo nantinya🤭 Semoga kalian yang membaca ikut terhibur dengan cerita cerita yang saya buat. And thank you so much😘 "Yakkk!!! Jangan menghina makanan disini. Lidahmu saja yang sudah mati rasa." Balas jeno yang tak terima haechan menjelekkan makanan di sini. "Mulai lagi deh mereka" batin jaemin dan mark. "Kau saja yang tak bisa menilai makanan ini". Balas haechan yang tak kalah sengit "Apa kau bilang? Makanan ini yang paling enak di daerah sini. Kau tak tahu apa-apa soal makanan" "Yang kau tahu hanya makan saja, dasar gendut". "Yakkk!!! Berani kau mengatai ku. Kemari kau!" Ucap haechan yang sangat marah hingga menarik rambut jeno yang tak jauh dari jangkauan tangannya. "Aaaa...Yakkk!!! Sakit bodoh!!! Yakkk!!!" "Rasain lo, berani-beraninya kau bilang aku gendut, huh?" "Yakkk!!! Gendut lepasin...Yakkk" Mark dan jaemin yang sudah lelah dan terbiasa pun bersikap acuh dengan pertengkaran jeno-haechan. Mereka dengan santai menghabiskan beberapa makanan yang masih tersisa. Mereka benar-benar tak perduli. Pertengkaran kecil itu pun menarik perhatian yangyang. Ia menghampiri meja jaemin dan kawan-kawan. "Maaf, bisa kah kalian tidak bertengkar? Ini mengganggu beberapa pelanggan yang lain".

More details
WpActionLinkContent Guidelines