Destiny: Secret

Destiny: Secret

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 25, 2021
*** Mungkin kalian pernah mendengar ada yang mengatakan 'mereka aneh atau jangan dekat-dekat dengan mereka' dan mungkin yang lainnya. Tenang. Jangan marah karena faktanya kita memang berbeda dari mereka. Sejak kecil kita memang memiliki 'sesuatu' yang tidak banyak dimiliki orang lain. Dibanding aneh bukankah akan lebih baik menyebutnya 'spesial' Karena 'sesuatu' itu sudah menjadi anugerah dari Tuhan, kita tidak boleh membencinya. Walau akan ada banyak sekali 'drama' yang akan atau terjadi dalam kehidupan kita, kita harus tetap bersyukur memilikinya. * * * "Kalau tidak suka padaku katakan saja, jangan berpura-pura. Dengar aku tahu apa yang kamu pikirkan tentangku!!" ~Kalila Elfira Ravindra "Hahaha.... Sejak kecil aku sudah sering melihat mereka, untuk apa aku terkejut" ~Hiro Azka Ravindra "Tidak! Aku tidak akan mengatakan sesuatu yang seharusnya tidak dikatakan, kecuali kamu ingin tahu apa yang telah aku lihat dan mau berjanji tidak akan melakukan sesuatu yang tidak perlu untuk mengubahnya. Karena semua itu telah ditakdirkan" ~Azriel Ilyasa Ravindra * * * Apakah cerita ini menarik? Yuk baca jika tertarik😉
All Rights Reserved
#33
mind
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Dia Dengan Sejuta Tawa (END)
  • Terkunci Dalam Takdir
  • Your Home [COMPLETE]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Alenara; Living in a Fairy Tale
  • My Friend and My Bestfriend
  • Anak yang tak pernah diinginkan [Xodiac]
  • GARIS SUNYI YANG BERTAUT
  • CLAUSTRUM || End✓
  • dimana janji tersebut

💢Stop plagiat "Aku hanyalah rumah yang tak pernah dipilih untuk pulang." "Hidup tanpa bisa mengingat apapun, apa masih bisa disebut hidup?" Karel tumbuh sebagai anak yatim piatu, hidup di antara orang-orang yang ia temui setiap hari namun tak pernah benar-benar terasa dekat. Yang ia bawa hanya satu harapan sederhana, memiliki rumah selayaknya. Harapan itu seolah terjawab ketika ia diangkat menjadi bagian dari keluarga Winata. Namun alih-alih disambut sebagai keluarga, Karel justru harus lebih dulu menghadapi penolakan dari saudara-saudaranya sendiri. Setiap langkahnya menjadi pembuktian, setiap keberadaannya selalu dipertanyakan. Dan ketika ia hampir percaya bahwa usaha dan kesabarannya akan berbuah, takdi kembali mengambil alih. Ia dipaksa menerima kenyataan yang jauh lebih menyakitkan, bahwa ada hal-hal dalam hidup yang tak bisa ia diperjuangkan, selain hanya bisa pasrah. SEBELUM LANJUT JANGAN LUPA FOLLOW DULU..

More details
WpActionLinkContent Guidelines