Story cover for Incarnadine by tiffanytanw
Incarnadine
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 223
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Mar 30, 2021
Nasib sebuah kerajaan telah ditetapkan dari masa ke masa. Rembulan akan terbenam. Takdir sudah diukir jauh sebelum dia lahir. Namun, bagaimana mungkin seekor monster takluk pada satu kerajaan yang akan kehilangan segalanya?

"Senyumanmu memabukkanku. Senyum itu bagaikan lukisan yang indah. Permata yang sangat menawan. Sebuah berlian yang terpoles cantik. Siapa sangka aku menemukannya di sini, di tanah yang kotor dan penuh dengan manusia biadab seperti sarang hewan buas?" Lelaki itu menyeringai penuh kemenangan.

Darahnya mendidih dan membeku sepersekian detik. Matanya menggelap. Mata yang penuh hasrat, tapi berbaur dengan luka dan duka. Mata yang ia ketahui, takkan berpaling darinya hingga seluruh dunia musnah. Kenapa dia yang sekejam itu memiliki mata menyihir seperti itu?

"Aku menginginkanmu dan akan kupastikan hal itu menjadi kenyataan."

Kepakan sayapnya membawa kehancuran yang damai. Langkah kakinya meneduhkan. Suaranya mengalun lembut bagaikan sangkakala yang berbunyi. Kedua tangannya masing-masing memegang pedang pusaka yang dilumuri darah dan hendak mengayunkannya, membuat tulisan-tulisan kuno di permukaan pedang beterbangan. Dalam sekejap, dia meluluhlantakkan para manusia yang paling ia benci, kecuali gadis itu. Dia menebus semua kesalahannya dengan darah.

© Copyright by Tiffany Tanwinto, 2021 ©

[Hanya dipublikasikan di akun Wattpad resmi milik @tiffanytanw satu-satunya. Jika menemukan plagiator, harap melapor kepadaku supaya aku dapat mengambil tindakan yang tegas!]

Start writing: Tuesday, April 20th, 2021 at 6:17:07 PM (Indonesia's WIB).
Finish writing: As Soon As Possible.
All Rights Reserved
Sign up to add Incarnadine to your library and receive updates
or
#362iblis
Content Guidelines
You may also like
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] by AYA_MNK
28 parts Ongoing
🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT
The Exiled Queen (TAMAT) √ by Mikas4
55 parts Ongoing
First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.
Pemburu Vampir  by Krystanatheria
10 parts Complete Mature
✦•·················•✦ "𝐀𝐧𝐭𝐚𝐫𝐚 𝐝𝐚𝐫𝐚𝐡 𝐝𝐚𝐧 𝐭𝐚𝐤𝐝𝐢𝐫... 𝐤𝐞𝐩𝐚𝐝𝐚 𝐬𝐢𝐚𝐩𝐚 𝐤𝐚𝐮 𝐚𝐤𝐚𝐧 𝐛𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐤?" ✦•·················•✦ Dibesarkan dalam keluarga pemburu, hidupmu selalu dikelilingi oleh bahaya dan rahasia. Perburuan makhluk supernatural bukan sekadar tradisi itu adalah kewajiban. Namun segalanya mulai berubah saat kau bertemu dengan seorang Vampir Alpha. Tatapannya tak hanya mengancam, tapi seolah menyimpan sesuatu... sesuatu yang tak bisa kau jelaskan. Ada kekuatan besar tersembunyi di balik sorot matanya, dan di balik gigitan yang bukan hanya membawa kebenaran terpendam, tapi juga ikatan yang tak terduga. Ketika perasaan mulai mengguncang keyakinan, dan rahasia tentang dirimu perlahan terungkap, masihkah kau sanggup bertarung di pihak yang sama? Apakah kau hanya bidak dalam perang antara manusia dan makhluk malam atau justru kunci dari rahasia yang bahkan belum kau ketahui? ✦•·················•✦ 𝗚𝗲𝗻𝗿𝗲: 𝗥𝗼𝗺𝗮𝗻𝘀𝗮 𝗙𝗮𝗻𝘁𝗮𝘀𝗶, 𝗨𝗿𝗯𝗮𝗻 𝗙𝗮𝗻𝘁𝗮𝘀𝘆, 𝗙𝗶𝗸𝘀𝗶, 𝗔𝗸𝘀𝗶 𝗚𝗮𝘆𝗮 𝗕𝗮𝗵𝗮𝘀𝗮: 𝗡𝗮𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗕𝗮𝗸𝘂 𝗦𝘁𝗮𝗿𝘁: 𝟮𝟱 𝗡𝗼𝘃𝗲𝗺𝗯𝗲𝗿 𝟮𝟬𝟮𝟰 - ✦•·················•✦
You may also like
Slide 1 of 9
Pertemanan di balik Kutukan [On Going] cover
Royal Blood  cover
Heirs of the Revis: The Locksmith cover
The Blood of Rosenveil cover
The Exiled Queen (TAMAT) √ cover
... cover
Yena Dan Legenda Belati Songgoh Nyowo (jilid 1)  cover
Eira The Last Dhampir cover
Pemburu Vampir  cover

Pertemanan di balik Kutukan [On Going]

28 parts Ongoing

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2022 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT