Istri Mudaku

Istri Mudaku

  • WpView
    Reads 443,036
  • WpVote
    Votes 2,195
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 23, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Destined Love
Second Chance
Marriage and Divorce
Lintang Nareswara berharap jika dia bisa mendapatkan keturunan dari istrinya, Rasti. Tapi takdir selalu berkata lain, Rasti hamil... namun kehamilannya selalu mengalami keguguran. Putus asa dan merasa bersalah tentu menguasai hati seorang ibu yang sering kali mengalami hal buruk yang serupa. Rasti percaya, jika akan ada cara dimana dia bisa membuat suaminya memiliki keturunan, meski bukan dari rahimnya! Jihan terdesak oleh keadaan ketika menerima tawaran dari sepasang suami istri yang sudah menjadi majikannya. Sama-sama terdesak oleh keadaan membuat mereka bertiga terjebak dalam takdir yang rumit. Lintang yang harus menikahi Jihan atas permintaan istrinya, Rasti. Sedang Rasti berharap jika Jihan mau memberikan bayinya setelah itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Regan dan Cintanya [END]
  • Dua Cincin (SEBAGIAN PART DIUNPUBLISH) Baca Ceritaku Yang On Going
  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • My Contract Husband (Completed)
  • Baby Sitter
  • MY BABY
  • Aksara Cinta || ON GOING
  • Young Mother [COMPLETED]

"Aquila hamil anak aku, Bunda!" suara serak itu membuat semua orang terkejut. Aquila yang akan membuka pintu menegang, ia tak menyangka Regan akan sadar saat dirinya belum pergi dari sana. Ditambah lagi kini Renatha menatap Aquila dengan tatapan datar, tak ada senyum hangat seperti biasanya. Gadis itu benar-benar takut dengan apa yang terjadi selanjutnya karena tatapan Renatha benar-benar berbeda. " Kenapa kamu gak jujur? Kamu mau bunuh anak itu atau masih mau mempertanyakan dia ? Bunda kecewa sama kamu Aquila, harusnya kamu ngomong sama Bunda" kata Renatha dengan air mata yang mulai berjatuhan. "Aquila nggak mau masa depan Regan hancur karena anak yang Aquila kandung." jawabnya pelan. "Hidup aku yang akan hancur, kalau kamu pergi begitu aja tanpa memberitahu kebenarannya. Aquila!" tandas Regan, matanya sudah berkaca-kaca karena perkataan Aquila. "Bunda kecewa sama kamu, bagaimana bisa kamu berpikir seperti itu. Hidup keluarga kami yang akan hancur jika kamu nggak jujur, nak." kata Renatha pelan. Sebagai seorang wanita yang pernah mengalami hal yang sama, tentu Renatha tau betul apa yang Aquila rasakan. Ia juga pernah mengalami itu saat hamil si kembar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines