looking for killer

looking for killer

  • WpView
    Letture 131
  • WpVote
    Voti 42
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, apr 24, 2022
WpInfo
Narrativa
Mistero
Glandia bertekad untuk membalas dendam kepada pembunuh itu yang sudah membuat dirinya menderita.kehidupannya sangat hancur saat pembunuh itu selalu memberikan kejutan yang membuat dirinya semakin takut untuk menghadapinya.glandia harus menaruhkan nyawanya demi menyelamatkan orang yang berada didekatnya. Namun Glandia sangat BODOH !!! bisa bisanya dia dijebak oleh pembunuh itu.dia mempunyai mata mata yang setiap hari selalu mengintainya.Dan bodohnya lagi glandia terlalu mempercayai orang yang berada dipihaknya.orang yang selalu dia percayai ternyata mata mata pembunuh itu.apakah mungkin pembunuh itu orang yang berada dekat dengan glandia? " kamu bisa melewati ini semua.keluarga harus dinomor satukan.jangan percaya sama siapapun sekarang banyak orang yang bermuka dua "dirga memberi nasihat kepadanya,namun glandia malahan mempercayai orang yang selalu berada didekatnya. *** Hanya satu hal : " Glandia tidak boleh mati ditangannya. dia harus lebih dulu membunuhnya sebelum pembunuh itu Membunuhnya " Start 12-08-2021 Finish - ___________________________________________________
Tutti i diritti riservati
#557
chenle
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Renjana [COMPLETED]
  • CAMPING (TERBIT)
  • Vendetta [HIAT]
  • ASESINO ( Revisi )
  • BLOOD GUN | NCT DREAM ✓
  • BROTHER || JICHEN
  • Pembunuhan Enam Kata
  • crazy, you guys are crazy
  • DEATH MEAT - NCT Dream
  • (ADC) Antariksa's Detective Club 1.0 -New Member?「Completed √」

Pada malam paling temaram yang pernah seorang anak jumpai adalah kehilangan sepenggal bait kehangatan yang sepatutnya terus membersamai. Seorang anak yang sudah cukup dewasa sebagai pengganti bapak, seorang anak lain yang baru saja memasuki runyamnya semester tanggung di bangku perguruan tinggi, seorang lainnya lagi baru saja bersuka cita telah memasuki mimpi para anak muda seusia adiknya untuk melepas seragam sekolah, seorangnya lagi baru saja merasa bahwa masa SMA adalah kebebasannya, seorang lainnya lagi masih berkutat dengan permainan remaja tanggung di bangku menengah pertama, satu yang lain masih bersenang-senang pada masa anak-anak yang hendak remaja, dan satu lainnya yang terakhir masih bahagia dimanjakan dengan rambut yang terbelah dua. Namun pada hari itu, nyatanya semesta memberinya segenggam ujian yang harus ditanggung bersama karena kepergian ibunda. Syair-syair elegi selanjutnya mengiringi langkah mereka, mengantarkan satu tubuh yang sudah kaku karena kehilangan ruhnya. Mengantarkan keberangkatan sang ibunda pada tempat paling jauh yang tak bisa mereka singgahi untuk sekadar melepas rindu yang menumpuk dibalik pakaian basah yang baru dicuci, dibalik tumpukan piring kotor yang hendak dibersihkan. Dan lainnya yang menumpuk dan terus menumpuk, membiarkan hati mereka berat diduduki rindu yang tak pernah habis. Dan kemudian luka-luka tak pernah bisa disembuhkan waktu, ketujuh warna dalam keluarga Nawasena berakhir temaram dan kehilangan sukmanya. ©Jeta An Alternate Universe Renjana, 2021

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti