Na-update namin ang aming Mga Alituntunin sa Nilalaman.
Suriin ang pinakabagong mga alituntunin para patuloy na makapagbahagi ng mga kuwento nang ligtas.
Matuto pa
RAN
  • WpView
    MGA BUMASA 33
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Apr 2, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana jika hal yang tak pernah kamu duga-duga selama ini bisa terjadi dalam hidupmu. Terjadi begitu saja bagaikan mimpi buruk yang sangat nyata. Nyatanya itu memang terjadi dikehidupan Ran. Seakan-akan dunianya runtuh menyisakan dirinya seorang. Merasa tak diharapkan, tak dipedulikan, bahkan dibenci oleh orang tersayang. Mengapa takdir mempermainkan dirinya? Mungkin Tuhan tahu dia bisa menghadapi semuanya. Meski harus tertawa dibawah sebuah penderitaan. Akankah Ran bisa mengobati lukanya? Lalu bagaimana jika ia justru menemukan luka baru yang membuat dirinya semakin rapuh?
All Rights Reserved
#219
tentangrasa
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Trust
  • You Are Mine [Terbit]
  • KEISYA STORY (Terbit) ✔
  • SYIFA
  • Argasha [ON GOING]
  • Mars & Pluto (Sudah Terbit)
  • Perihal Waktu [ REVISI ]
Trust

Hidupnya indah, pada masanya. Satu masalah datang membuatnya bertransformasi menjadi dia yang lain, yang tak dikenal dan tak mau dikenal. Hidupnya berubah hitam, monoton, tak bergairah. Namun, ketika muncul setitik harapan cerah yang datang untuk membantunya kembali bangkit, hal lain muncul. Ragu itu muncul ketika harus dihadapkan pada kata percaya. Percaya untuk percaya dengan ketulusannya, atau tidak percaya karena banyak asumsi buruk yang berputar di kepalanya. Bagaimana jika ketulusan itu hanyalah kepalsuan? Ketika ia percaya, hanyalah penyesalan yang tercipta. Namun, bagaimana jika sebaliknya, ketulusan itu benar-benar sebuah ketulusan? Namun, pada kenyataannya ia masih berada di antara keduanya. Berpikir antara ya dan tidak, antara percaya dan tidak percaya. Terpaku pada garis yang sama, dengan satu ragu untuk memilih jalan yang mana. Ia tak mau salah untuk memilih. Lagi. Karena terakhir kali ia percaya, yang dipercayai mengkhianatinya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman