DESTITUTIONE

DESTITUTIONE

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 2, 2021
Ini kisah Aruna, sang Fajar yang kehilangan sinarnya, Kisah dari sang Fajar yang kehilangan keindahannya dan sang Fajar yang sangat lemah. Dia rapuh, dia tertekan dan kehilangan arah. Banyak masalah berdatangan setiap saat. Seolah dunia tak mengizinkannya untuk bahagia walau sesaat. ************* Cairan kental berwarna merah pekat dan sangat memekakkan indera penciuman itu menetes begitu derasnya dari tangan seorang gadis. Gadis itu terus berteriak, mungkin saja jika ada seseorang yang melihatnya mereka akan salah paham dan mengatakan gadis itu, aneh. Dia selalu diselubungi rasa bersalah terhadap masa lalunya. Semua orang seolah menyalahkannya atas kejadian masa lampau. Tak ada yang mau mendengarkan penjelasannya. Bahkan temannya sendiri. "Kenapa kalian salahin gue hiks.. gue gak salah! gue gak salah!!" "GUE GAK SALAH!! ARRGGHH!!" Akankah sang Fajar dapat bangkit dan mendapatkan lagi sinarnya? Atau dia akan menyerah dengan semuanya? Hello semua kalo kepo langsung baca aja ya😂 Salam manis Istrinya Bubu🌼
All Rights Reserved
#57
posessive
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEARA
  • Dira-no
  • HERIDA
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • BARA POSSESSIVUM
  • About Naskala [on going]
  • Terima Kasih, Senja!
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • B.L [15+ Yaoi/BL Lokal] ✔
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines