I'M YOUR KING [BOOK 2]

I'M YOUR KING [BOOK 2]

  • WpView
    Reads 37,356
  • WpVote
    Votes 4,894
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 13, 2025
"moon-ahhh jangan bersedih, disini ada samchoon bersamamu. kita hadapi mereka semua bersama dan menjaga baekji demi nama baik appa mama dan eomma mama, ottae?" pangeran moon menendang krikil itu dengan wajah yang sedih, dia merindukan eomma dan appa mamanya, meski dari lahir dia tidak pernah bertemu ia tetap saja merasa sangat rindu. "samchoon, jika eomma mama dan appa mama masih hidup apa dia akan bangga melihatku sepintar ini?" ia memandang seokjin yang juga menatapnya. "ketika buah matang dengan sempurna di pohon, tentu saja semua orang akan gembira. mungkin seperti itulah gambaran appa mama dan eomma mama ketika melihatmu tumbuh menjadi anak yang cerdas." moon memeluk leher jin dan menangis dengan kencang. "aku rindu mereka" namun jin tetap tidak bisa berbuat apa apa. MPREG🔞 BXB YAOI AREA
All Rights Reserved
#787
bxblove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • June | PJM
  • Only You, As Always (Yoonmin)
  • My Alien
  • Married? [MinYoon]
  • Give up and let go  (BTS || Kim namjoon)✅
  • FORGIVE ME [PJM] COMPLETE
  • Lonely Kim SeokJin
  • Kim Seokjin - ✔️
  • Let Me Save You [Vkook]  (END)
  • I'M YOUR KING [BOOK 1] ✔

"dia adalah separuh lainnya, tetapi terserah padanya untuk memutuskan apakah dia akan menjadi sisi yang lebih baik atau lebih buruk darinya." gadis itu memandangnya berdansa setiap malam, dalam diam. Satu yang ia tak tahu adalah, laki-laki itu menyadarinya. ---- "Dia teman kecilku. Seseorang yang sangat kusayangi." Ucap June Keheningan, lagi. "Kau tahu", Jimin memulai, "Kebetulan aku juga punya teman seperti itu. Seseorang yang sangat kusayangi." Sebuah jeda. "Bunga ini untuknya." Untuk dia? "Aku menjenguknya di rumah sakit. Kupikir aku harus membawakannya bunga meskipun aku tahu dia membencinya." Dia tertawa, tetapi tawa itu tampak kosong, tidak banyak kebahagiaan yang bersembunyi di baliknya. "Tapi kurasa dia benar. Bunga itu awalnya cantik, tetapi ketika mereka mulai layu, mereka hanya akan menyisakan kenangan tentang betapa indahnya mereka dulu." Jimin terus berbicara, June sudah mulai menampar dirinya sendiri dalam pikirannya karena terlalu dangkal tentang segala hal. Mengapa dia begitu peduli tentang hubungannya dengan Boyoung? "June", Jimin menoleh, mata cokelat gelapnya menatapnya. "Foto yang telah kita bicarakan sebelumnya, diambil pada tahun 2015." ---- sebuah cerita tentang self-love dan self-destruction

More details
WpActionLinkContent Guidelines