SENZA DI TE

SENZA DI TE

  • WpView
    OKUNANLAR 18
  • WpVote
    Oylar 0
  • WpPart
    Bölümler 3
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Paz, Nis 4, 2021
WpInfo
Kurgu
Romantik
Ardian dan Raina adalah teman baik, mereka peduli dan menyayangi satu sama lain meski kata yang terlontar tak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan. Lika - liku kehidupan mereka lewati bersama, riuh angin bentala serta ujiannya telah mereka lewati bersama. Sang pertiwi membawa banyak pemeran sampingan di kehidupan mereka yang membuat tali mereka merenggang dan hampir putus, mereka baru sadar bahwa ada sesuatu di antara mereka saat tali mereka hampir putus. Berniat tuk teruskan hidup bersama, namun sang bentala berkata lain. ---------------- April 2021 ©perssekolah
Tüm hakları saklıdır
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Aksara Lingga
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Semesta dan Arunika
  • Her&Lass True Story | AU
  • GPS ⏳ (Completed)
  • Stay Friends [Selesai]
  • Keyla Adriani
  • one step to the heart

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi