KARAN
  • WpView
    Reads 76
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 21, 2023
"Dengar, secapek apapun diri lo, masih ada gue disini. Sesakit apapun lo, gue akan selalu siap jadi obat sementara. Lo gak pernah sendiri, karena di tempat lain, ada gue yang selalu berusaha jaga lo." Ucap pemuda itu, sambil tersenyum. . . . . . . . Dia hanya gadis remaja biasa, hanya gadis dengan sejuta kepura-puraan. Tawanya itu hanya cover, Senyumnya hanya perantara agar dia terlihat bahagia. Entahlah, dia selalu tak ingin semua orang mengetahui lukanya. Tak ingin ada yang datang lalu mengasihaninya. Hanya satu keinginan dia, Mengulang kisah, Saat semua masih sama adanya. • Bukan untuk diplagiat! • Cerita berdasarkan halusinasi saya sendiri. So enjoy gays.
All Rights Reserved
#56
karen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raina Maramitha
  • My Possessive Brother's (TELAH TERBIT) (Part Of Possessive)
  • •Am I Him?• { Xodiac }
  • ALEYA~~
  • PESAN UNTUK RAYAN
  •  9 Hati: Waktu & Takdir-Retakan Kedua (Point of No Return)
  • Anak yang tak pernah diinginkan [Xodiac]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

~Raina Maramitha~ Baginya hidup ini benar-benar rumit, perihal perasaan yang membelenggu membuatnya seolah berada pada kepalsuan hidup. Ia tertawa, tapi tak pernah benar-benar bahagia. Ia tersenyum, tapi tak pernah benar-benar merasa baik-baik saja. "Seperti apa sebenarnya definisi kebahagiaan itu?" Ada ruang dihatinya yang terasa hampa. Ada ruang dihatinya yang terasa perih, Ada kenyataan hidup yang tak bisa diterima olehnya. Ia hanya ingin benar-benar merasa bahagia. Tidak ada rasa sakit, ketika menerima kenyataan hidup. Tidak ada rasa hampa ketika tertawa, Tidak ada rasa perih ketika tersenyum. Ia menginginkan kedamaian hati itu. Kedamaian yang membawanya pada kebahagiaan sejati. Akankah dirinya dapat merasakannya? Akankah dirinya bisa berdamai dengan keadaan? Akankah dirinya dapat menemukan kedamaian dan kebahagiaan sejati? ** [Blurb] "Lo tahu, Lo orang paling jahat yang pernah gue temui," sarkas seorang pria berhoodie hitam. Raina terdiam air matanya mengalir deras di pipinya. "Demi kebahagiaan Lo sendiri, Lo tega hancurin kebahagiaan keluarga lain, hah?" sinis pria tersebut. Risa menggeleng dengan air mata yng terus mengalir. "LO MUNAFIK RAINA!" Raina jatuh tersungkur. Badannya meluruh. Hatinya terasa remuk. Semua terasa berhenti baginya. Tubuhnya melemas. Ucapan pria tersebut seolah membuat Raina hilang dari dunia ini. #Catatan: Hanya fiksi belaka #cover by Lela ig : lelasyn_

More details
WpActionLinkContent Guidelines