Ponytail ✓

Ponytail ✓

  • WpView
    Leituras 3,353
  • WpVote
    Votos 937
  • WpPart
    Capítulos 29
WpMetadataReadConcluída ter, mai 4, 2021
WpInfo
Fanfic
Seventeen
Adrian, memiliki kecanduan mengikat rambut. Ia sudah memiliki rambut panjang sejak SMA. Ia memilih kuliah di Universitas Jatayu karena kampus tersebut memberinya beasiswa berdasarkan latar belakang keluarganya yang kurang mampu. Setelah satu semester, sebuah peraturan baru muncul. Hanya mahasiswa dengan IP lebih dari 3,2 yang diizinkan memanjangkan rambut. Apakah ia akan menyerah atau berusaha mempertahankan rambut panjangnya? Bagaimana cara Adrian mempertahankan rambut panjangnya? CERITA INI DIIKUTSERTAKAN DALAM 1ST ANNIVERSARY ANFIGHT BATCH 8 Cover: Canva
Todos os Direitos Reservados
#345
the8
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Stumbled Into You
  • Replenish [TERBIT]
  • ASMARALOKA [MEANIE] ✔
  • Renjana [COMPLETED]
  • Om, Ayo Nikah!
  • *ೃAm I Antagonist˚༄.ch's. [Hiatus]
  • Arkanay : take me away!
  • My Dear  Future Husband [END]

Keputusan Arrisa Andriani Lekha untuk hidup mandiri seharusnya menjadi awal dari lembaran baru yang penuh ketenangan. Namun, semuanya berubah saat ia tanpa sengaja berkenalan dengan tetangga barunya-seorang pilot muda dengan aura dingin dan tatapan tajam, Gion Zevigo Athara. Hari pertama di apartemen barunya, Arrisa sudah harus menanggung malu di hadapan pria itu. Sialnya, seolah takdir gemar mempermainkan dirinya, setiap kali bertemu Gion, pasti ada saja insiden memalukan yang terjadi. Dari tersandung kabel, menjatuhkan belanjaan, hingga hampir terjungkal di tangga-semuanya terjadi di hadapan pria yang kini ia beri label **"cowok ijo neon"** karena sikapnya yang mencolok sekaligus menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, tatapan tajam Gion yang dulu terasa dingin mulai tampak berbeda di mata Arrisa. Kata-kata datarnya yang dulu mengesalkan justru kini terdengar menenangkan. Dan sialnya lagi, ada sesuatu di dalam hatinya yang mulai bergetar setiap kali pria itu berada di dekatnya. Lalu bagaimana jika hati yang dulu penuh kebencian perlahan berubah menjadi debar yang tak bisa ia kendalikan? Mungkinkah benang merah takdir telah mengikat mereka lebih kuat dari yang Arrisa kira?

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo