PENAREK KAYU

PENAREK KAYU

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 3, 2021
Apa yang kau harap kan dari ku Aku hanya seorang pemuda nan malang,bapak tiada dan mak sudah di usia senja kini aku harus menganti kan posisi bapak sebagai tulang punggung keluarga. Tak pantas lah aku anak orang tak punya ini, berani beraninya melamar anak orang terpandang seperti di kau. Satu pesan ku jangan lah kau beribah hati dengan keputusan ibu bapak mu,karena mereka hanya ingin yang terbaik untuk anak gadis nya,satu lagi jangan pernah menutup kisah hidup mu sepahit apapun tetap ikuti alur nya,coba sesekali tengok lah kayu yang ku pikul petang pagi,walau pundak ku memar bak suda di hajar tetapi tak pernah ada waktu bagi ku untuk meratapi nasib. Duhai kadijah wanita pertama yang mampu memekar kan bunga kasih dalam diri ku,ku titip cinta yang tak berkesamapain ini di tanganmu genggam lah erat,walau hanya sekedar menggenggam karena aku juga sadar cinta ku tak pantas untuk ku persembahkan kepada anak orang terpandam seperti mu. Duhai kadija titip rindu buat dangau tempat kita bertemu, tempo hari katakan padanya bahwa aku akan segera kembali,jangan lupa pula pada burung pipit yang mematok tangkai tangkai padi jangan terlalu lama meninggalkan telur telur yang belum menetas. Aku pergi bukan untuk lari dari kenyataan,tapi aku pergi untuk mengaduh nasib ke rantau orang biar esok dengan bekal yang suda ada aku bisa melamar mu. Tunggu lah aku di ranah minang bujang sadang bajalan ka rantau urang,bia isuak iduik ka sanang Pantang pulang sabalun mandapek.
All Rights Reserved
#681
tanah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Talk About Money
  • (LENGKAP | SELESAI REVISI) Hello... Dudaku... (Sequel Off M.Gant)
  • • EUTANASIA •
  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Crazy Marriage
  • My Diary
  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • CHEOSSARANG (Complete)
  • Love in Difference
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)

Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines