ACAK
  • WpView
    LETTURE 75
  • WpVote
    Voti 9
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, giu 14, 2021
"lu abis bagi-bagi sembako di dalem?" Omel cakra Meera nyengir "lebay Cuma 15 menit doang perasaan." Ditoyor lah kepala almeera "lu liat jam berapa sekarang, gua kira lu pingsan didalem." Lanjut alres. "berisik ya lu berdua udah ah ayo balik udah jam segini betah amat disekolah." Ucap meera pergi dari hadapan keduanya. "MEDUSA!" teriak kesal keduanya kompak.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • JANUARGHA
  • Elvina [COMPLETED]
  • If I Don't Hurt You (END)
  • Melody Arthadiesa
  • Cold as Ice Cubes (END)
  • Zafio (END)
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • BILAN [Terbit]

"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?" "Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas. "TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot. "GUE YANG NGGAK MAU!" "Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti