We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sajak Duniaku

Sajak Duniaku

  • WpView
    Reads 367
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 8, 2021
WpInfo
Poetry
Note: Ini hanya kumpulan - kumpulan sajak seorang pemula. Jika ingin membaca silahkan. Tidak ada yang melarang. Sajak ini murni hasil pemikiran penulis. Tidak ada campur tangan orang lain, selain perasaan. Di dalamnya terdapat berbagai macam jenis sajak tidak hanya sajak yang berisi kegalauan penulis. Tapi memang kebanyakan kegalauan sih. So enjoy in my book. I hope your happy🍉 Oke. Sekian dan sudah cukup. Salam dari penulis: Ldyon.
All Rights Reserved
#414
relationship
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Suara Asa: Nolisa
  • What's In My Mind
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • You are in my past and my future [END]
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Catching the shadow
  • Lost in Your Mysterious Feeling [ TAMAT ]

Cinta itu nyata dan bisa terjadi kepada siapa saja. Termasuk aku yang mencintai sosok idola banyak orang. Lucu bukan ? Seorang fans mencintai idolanya? Namun itu yang aku rasakan mau bagaimana lagi cinta dayang tanpa memilih siapa yang akan dicintainya ? Dan kalian tahu aku ini seorang pengecut yang tak berani menunjukan rasa cinta itu, padahal orang yang ku cinta berada disekelilingku. Aku hanya mampu memberinya puisi, sarapan, ucapan semangat, dan juga ucapan selamat jika ia meraih sebuah gelar juara. Aku melakukan itu semua tanpa memberi tanda siapa aku. Biarlah begitu jika aku dan dia jodoh kita pasti bertemu entah kapan itu. Satu yang pasti cinta ku akan selalu tumbuh untuknya. ~Eka Prisilia Rahyana Siapa sebenarnya kamu? Tulisan-tulisanmu membuatku penasaran dengan wajahmu. Sarapan yang kamu kirimkan begitu lezat. Aku selalu menikmatinya. Jika aku bertemu denganmu ingin rasanya ku ucapkan terima kasih banyak. Berkat tulisan-tulisan itu aku menjadi lebih bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apakah kamu tahu tanpa kamu sadari aku telah jatuh hati ke kamu? Aku harap kita akan segera bertemu dan mengungkapkan rasa ini satu sama lain. Aku mencintaimu walau kita belum pernah bertemu. ~Ernando Ari Sutaryadi Aku mengenalmu jauh sebelum kamu mengenalku jauh sebelum pertemuan pertama kita. Rasa itu hadir jauh sebelum kita bisa sedekat ini. Namun sayang ketika kita dipertemukan ternyata kamu mencintai dia sahabatku, tak apa sebelum kata jadian diantara kalian terucap aku tak kan berhenti untuk mengejar. Aku akan tetap memperjuangkanmu sampai pada akhirnya lelah itu menghampiriku sendiri. ~Saddam Emmiruddin Gaffar

More details
WpActionLinkContent Guidelines