My Witch
  • WpView
    Reads 370
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 3, 2021
ꨄ︎ 𝙈𝙖𝙣𝙝𝙬𝙖 ꨄ︎ Saat ini, jika kau terlalu baik atau buruk pada sesuatu atau terlalu cantik, kau disebut penyihir. Melawan liku-liku takdir dan waktu, seorang anak laki-laki yang terbuang dan seorang penyihir misterius akan membutuhkan lebih dari sekedar mantra dan mantera sihir; mereka akan saling membutuhkan. ༄ ᴅɪᴋᴇʀᴊᴀᴋᴀɴ ᴏʟᴇʜ xɪʏᴀɴ sᴇɴᴅɪʀɪ
All Rights Reserved
#777
raw
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dialectic of Master and Slave
  • (Selesai) My Child Is A Villain

Note: novel translation, not mine buat koleksi aja ga diedit langsung copas sinopsis: ※ Karya ini berisi adegan yang mungkin kontroversial, termasuk elemen BDSM dan tema dewasa. Mohon diperhatikan sebelum membaca. Saya adalah manusia. Seorang manusia dengan kehendak bebas, tidak berbeda dengan mereka yang bukan budak atau binatang buas. Ingat. Bahkan dalam keadaan ini, selama kamu tidak melupakan fakta itu, Yoo Jaha, kamu selalu bisa tetap menjadi manusia. Yoo Jaha yang berusia dua puluh tahun tiba-tiba membuka matanya di dunia yang asing. Itu benar-benar sebuah dunia di mana kelas istimewa yang sangat kecil memonopoli semua kekayaan, pengetahuan, dan kekuasaan. Tanpa kekuatan atau pengetahuan apa pun, dia telah menjadi budak di bagian paling bawah dari sistem kelas. Satu-satunya tujuannya adalah untuk kembali dengan aman ke keluarganya dan dunia aslinya. Namun, suatu hari, dia dipilih oleh iblis dengan mata ungu. "Hari ini, saya akan menggunakan 'yang ini.'" Kaisar - seorang penguasa mutlak yang memiliki kemampuan magis yang kuat yang mungkin hanya muncul sekali dalam 1.000 tahun. Seorang budak hanyalah sebuah objek. Hanya alat untuk memuaskan keinginan s****l, namun 'yang ini' merasa benar-benar malu dengan kata-katanya. Bukankah menggelikan bahwa seorang budak belaka merasakan penghinaan seperti itu? Meskipun dia tidak memadai dalam banyak hal, untuk beberapa alasan, dia tidak bisa mengalihkan pandangannya dari bulu matanya yang berkibar halus, basah oleh air mata. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama, senyum tulus menyebar di bibirnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines