180°
  • WpView
    Reads 969
  • WpVote
    Votes 630
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 13, 2021
Sampai di kelas IPA3 Edgar terkejut dengan sesosok gadis berkuncir satu sedang menyapu lantai. Edgar dengan gugup menuju bangkunya. Apa dia ya yang dimaksud anak baru? Oke tenang Edgar lo harus tenang gak boleh gugup. Ketika sampai di bangku. Gadis itu menoleh ke Edgar tersenyum dan menganggukan kepalanya sediki lalu melanjutkan menyapu kembali. Edgar yang mendapatkan senyuman itu langsung menundukan kepala dan meremas-remas tanganya Deg. Kenapa dia senyum ke gue? Bukanya dia jijik liat muka gue seperti anak yang lain. Apa dia senyum liat muka gue yang cupu ya? Tapi gak mungkin dia seperri itu, dari senyumnya dia tulus. Ah, mungkin yang dikatakan pak Iras benar dia gadis yang ramah. Teringat kalau Edgar piket dia langsung berdiri dan mengambil sapu di belakang kelas. Lalu dia mulai menyapu. Tiba-tiba gadis itu menghampiri Edgar setelah dia selesai menyapu. " Hai. Namamu siapa kalau boleh tau." Sapa gadi itu sambil mengulurkan tanganya dan memberikan senyum manis. Edgar yang kaget kedatangan gadis itu yang tiba-tiba mendadak gugup dan linglung.
All Rights Reserved
#420
cupu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALAGAM (SELESAI❤️)
  • Argithan √
  • Rieril
  • TRANSMIGRASI ICE GIRL [END]
  • Hidden love At School
  • We Are Abu-Abu!!!
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • JANUARGHA
  • ALBARES MADAGASKAR (END)

Ini kisah tentang tiga anak remaja yang masih SMA. Ada Aira sebagai pacar Alan dan ada Agam sebagai sahabat Alan. Aira adalah gadis beruntung yang memiliki dua penjaga, ada Alan sebagai pacarnya dan Agam sebagai sahabatnya juga. Tidak jarang Aira pergi bersama Agam atas keinginan Alan. Lelaki itu selalu mengandalkan sahabatnya jika ia tidak bisa mengantar Aira. Agam yang sudah bersahabat dengan Alan sejak SD diam-diam menyukai Aira. Pacar sahabatnya sendiri. Agam tahu perasaannya ini salah. Bukan di waktu, tempat, atau orang yang tepat. "Gam. Nanti gue juga mau repotin lo lagi untuk bantu gue ngehias ruangan itu." Ujar Aira sambil terus memindah file ke dalam flashdisk. Sambil menunggu Aira kembali menatap Agam. "bisa kan?" "apapun gue bisa lakukan buat lo, Ay." Ujar Agam sambil menatap mata Aira lekat-lekat. Aira memandang Agam dengan gemas. Tangannya tergerak mencubit kedua pipi lelaki itu saking gemasnya. "eeummm baikk nya Agam sama gue." Ucap Aira dengan nada manja khas gadis itu. Setelah Aira melepas cubitannya di wajahnya. Agam masih terus memandang gadis disampingnya. Rasanya untuk beralih menatap yang lain tidak lah penting bagi Agam. "kalau gue suka sama lo gimana, Ay?" Aira langsung menoleh pada Agam seketika.

More details
WpActionLinkContent Guidelines