Listen To Your Heart

Listen To Your Heart

  • WpView
    OKUNANLAR 98
  • WpVote
    Oylar 31
  • WpPart
    Bölümler 5
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Sal, Eyl 7, 2021
"Walaupun lo cantik, baik, artis papan atas, gue tetep nggak bisa cinta sama lo Relia," ujar Arsel. "Walaupun kamu nggak bisa denger aku, tapi setidaknya dengerin hati aku Arsel. Come on, listen to my heart," balas Relia lembut. Arselino Lagezka Semesta. Murid laki-laki pendiam sangat tertutup, dia juga pintar dalam bidang akademik maupun non akademik. Tetapi dia mempunyai satu kekurangan yang ada pada dirinya, yaitu gangguan dalam pendengarannya. Relia Divya Cadenza. Panggil aja Relia Adalah murid baru yang sangat populer, karena Relia adalah vokalis dari grup band yang bernama Standeer. Relia adalah cewek yang sangat ekspresif mudah bergaul dengan orang-orang. Tetapi kebaikan yang ia miliki sering kali dimanfaatkan oleh orang lain. Maka dari itu ia sekarang harus bijak dalam memilih teman. Hingga ia bertemu dengan Arsel yang ia yakini bahwa Arsel ini orang yang baik. Bukannya senang Arsel malah risih, ia tidak suka bergaul walaupun dengan seorang artis papan atas sekalipun. Lalu bagaimana mereka berdua bertemu?
Tüm hakları saklıdır
#331
berjuang
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Lantas (END)
  • Our Hearts (TAMAT)
  • Adella, Love You! ✔ [TERBIT]
  • Copy of Life
  • Stuck With Love
  • Sour Seventeen
  • Tangled Hearts
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)

PERINGATAN ⚠️ Dibeberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi