XReporter

XReporter

  • WpView
    Reads 13,300
  • WpVote
    Votes 853
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 20, 2022
"Aku akan tetap di sini untuk mencarinya hingga bertemu karena dengan cara itu aku bisa memaafkan diriku karena kesalahanku di masa lalu." -Naya "Sejak dulu hingga sekarang aku tidak suka pada jurnalis dengan caranya menggiring opini yang memperumit semua kasus hingga sulit untuk memecahkan kasus itu sendiri." -Diga Nayra Firlian, mantan reporter SCMTV yang cukup populer pada masanya, kini memilih bekerja sebagai ketua keamanan di salah satu Mall besar Palembang karena rasa bersalahnya yang besar terhadap korban yang pernah ia beritakan di program eksklusifnya. Namun, pekerjaannya saat ini tak membuatnya berhenti dari kebiasaanya, yaitu mencari korban hilang dan tindak kejahatan yang terjadi di sekitarnya saat ini. Sementara itu, Dirgantara Alvino, pria yang baru saja dilantik sebagai Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang siap menjalankan tugas dan kewajibannya. Akan tetapi, tak seperti polisi kebanyakan Diga justru membenci media yang bisa membantu citra baik sebagai anggota kepolisian. Baginya media justru memperumit keadaan dengan kasus yang sedang ditangani dan itu pernah ia alami di masa lalu hingga timnya harus dibubarkan secara paksa karena tidak dapat memecahkan sebuah kasus. Naya dan Diga adalah dua orang yang memiliki kepribadian bertolak belakang. *Namun, sikap peduli yang dimiliki keduanya meski dengan cerita yang berbeda membuat mereka selalu bertemu bahkan dengan tidak sengaja justru memecahkan kasus demi kasus.
All Rights Reserved
#613
penjahat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • OUR FAMILY [SJY&KMJ]
  • Ku Pesan Cinta Lewat Do'a (Completed)
  • My Duchess / End
  • Istri Untuk Ndoro
  • PSIKE | TELAH TERBIT
  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • Ruang Paham
  • You And Me, Can We? [On Going]
  • DANADYAKSA
  • Sang Juragan (Gibran Danuarta) 21+

Menceritakan tentang satu keluarga yang begitu harmonis. "Lala tidak suka suara berisik Wira, menganggu." ucap seorang gadis kecil yang masih berusia tujuh tahun, Nada bicara nya biasa saja tetapi menusuk "Wira kan tidak bisu, Kalau Lala tidak suka keributan ya pergi saja sana!" jawab seorang anak laki-laki yang seusia dengan Lala. mereka kembar, tentu saja. "Berantem terus sih, Lala jangan begitu ya. Wira juga, saling maaf-maafan dulu" ucap ibunda- Sabila lula- mencoba menengahi pertengahan kedua bocah di hadapannya. tetapi Lala malah menaruh kedua tangan nya di depan dada dengan bibir maju beberapa centi "Kalau gamau maaf-maafan, Ayah engga mau beliin alat-alat lukis dan mainan buat kalian lagi." Ucap ayahanda- Jack Bert Wijaya- terdengar serius. Si kembar lantas saling pandang, dan yang pertama mengulurkan tangan adalah Wira. karena bocah itu takut sekali jika tidak di belikan mainan, menurutnya mainan itu separuh hidup nya. "Nah, begitu kan enak dilihat" Sabila dan Jack kompak tersenyum melihat kedua anak nya kembali akrab dan suasana terasa hangat. ⚠️LANJUTAN CERITA 'JATUH CINTA' ⚠️ Usahain baca cerita 'Jatuh Cinta' lebih dulu ya, tapi kalau engga mau juga ga masalah karena di cerita ini komplit. Tapi usahain yaa.. itung-itung bantu ramein cerita itu, hehe

More details
WpActionLinkContent Guidelines