RuWet
  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 30, 2021
Demastra Sea panggil saja sea( laki-laki) dan Demastra sena panggil saja sena(perempuan) terlahir kembar dari keluarga hangat dan open mainded meski tinggal terpisah. Sea yang berkepribadian berbeda dari sena dan memiliki ketertarikan yg berbeda dari laki-laki pada umumnya. Sena yang sedang mencari jati diri dan pencerahan hidup sesungguhnya. Membuat mereka mengalami banyak dilema, gejolak emosi dan gejolak sosial. Segala ke ruwatan hidup yang belum pernah mereka hadapi. Ditambah kisah percintaan yang akan mereka hadapi. Akankah sea bisa menghadapi masyarakat? Akankah sena tetap pada pendiriannya menuju jalan yang dipilihnya? #semi straight #semi religi Attention : cerita ini ide dan alur cerita murni dari nyai @musmus_love ,, OwN cuma merubah sedikit banyak dr cerita aslinya. Publishnya cerita ini pun telah ngantongin izin dari nyai @musmus_love . salam cinta Own untuk nyai @musmus_love dan para penggemarnya😘
All Rights Reserved
#73
swag
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EGALITER: Twinflame Life Lessons
  • Pers Kampus 2.0✔
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • [✓] - Dari Semesta [COMPLETED]
  • [As3] Cerita Aku, Kamu Dan Kita
  • SILENT LIMIT
  • Hanromania
  • Gone(✔)🔚
  • Allenka Family

"Ga bisa ya kita sama-sama sampai akhir?" "Hahaha! Sayang, aku anak pertama, wibawa dan kebanggaan keluarga. Kamu anak bungsu, kesayangan keluarga. Gimana? Kamu bisa bayangkan apa yang akan terjadi?" ===================================== Hubungan itu harus setara. Benar. Entah itu pertemanan, hubungan kerja, apalagi romansa antara dua manusia. Lantas, apakah kesetaraan akan selalu membawa kesempurnaan? Lalu, bagaimana jika yang setara itu adalah trauma yang tidak pernah usai? Egi dan Lili. Mereka bertemu dan saling jatuh cinta. Sejoli ini memiliki sampul yang sangat sempurna di mata sosial. Pintar, terpelajar, mapan, dan menawan. Namun, mereka terlalu identik. Bahkan kegilaan mereka juga terlalu setara. Bukankah kesetaraan ini justru menakutkan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines