GABUT STORIES [On going]

GABUT STORIES [On going]

  • WpView
    Reads 1,775
  • WpVote
    Votes 809
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 8, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
"Kita pacaran berawal dari gabut, siapa tahu, nanti gabutnya sampai ke nikah." Cengir Bintang. "Dih, halu kamu jangan ketinggian." Jawab Bulan ketus. "Nama nya juga orang gabut. Ya, apa aja di halu in." "Bisa-bisa nya, kamu ngomong gabut. Padahal tugas hampir segunung belum di kerja-in." "Aku ga tega ngerjain tugas, soalnya dia ga bersalah." Bulan menepuk jidatnya. "Ga gitu konsep nya, malihhhh." Dengus Bulan. "Terus gimana, maemunah?." Tanya Bintang menirukan gaya bicara Bulan. "Udah lah." Pasrah Bulan. "Ngomong sama kingdom Animalia, emang ga akan pernah paham." Sambungnya dan beranjak pergi keluar kelas. "Aku kan ga menyusui, Gimana aku bisa masuk kingdom Animalia, Bulan?." Teriak Bintang saat melihat punggung kekasihnya sudah menjauh. "ITU MAMALIA, BEGO !!" Pekik Bulan dari luar. Bintang terkekeh garing, saat mendengar teriakan dari Bulan. Wajahnya yang selalu merah ketika ia membuatnya kesal selalu menjadi candu bagi Bintang. #Fiksiremaja. #happyend. #sadend. #Bulan. #bintang. ||Happy Reading||
All Rights Reserved
#51
nolep
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Musuhku Sahabatku
  • SELENOPHILE
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • FILTER
  • GARIS TAKDIR
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Im Yours.
  • I Love You Ketos (END)

"Kalau kamu benci dengan perpisahan, berarti kamu tidak punya hak untuk mengasihi pertemuan." "Kenapa gitu, Kak?" "Perpisahan ada karena eksistensi dari pertemuan. Jadi, bukankah kamu seharusnya membenci apa yang bisa membuat perpisahan itu muncul?" ••••• Mentari kira, jalan salah yang ia ambil adalah jalan yang terbaik. Jalan yang mungkin bisa membantu dirinya dan ayahnya keluar dari jerat kemiskinan. Namun, ternyata jalan itulah yang membuat Mentari dipertemukan pada sosok Bulan. Pemuda berwajah teduh yang dikenal dengan kalimat ajaibnya. "Lakuin sekarang, belum tentu lima menit yang akan datang kamu masih hidup." Tiga Belas Misi Menuju Kebahagiaan. Begitu Mentari menyebutnya. Khusus untuk Bulan, hanya untuk Bulan, pemuda baik yang tak lain adalah kakak tingkat di kampusnya. Namun, hari-hari yang mereka lalui demi menyelesaikan misi itu membuat semesta dengan lancangnya menciptakan perasaan baru di hati Mentari. Perasaan yang tak seharusnya tumbuh, terlebih jika itu tertuju pada Bulan. Apalagi ketika Mentari sadar, bulan lebih indah bersama bintang, bukan matahari. Ketika hati Mentari kian terluka dengan rasa yang tak mungkin terbalas, semesta justru menambah luka dengan rentetan kisah masa lalu yang terpaksa harus direka ulang. Lalu, kapan sekiranya semesta akan memberi tanggal yang tepat untuk kebahagiaan Mentari? ⚠️Mengandung kata kasar dan hal-hal berbau perundungan. Do not copy my story! Amazing cover by Dhiya Moon Started : 20 Agustus 2022 Finished : 08 Januari 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines