sandy
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 22, 2021
Kita adalah tokoh utama didalam cerita kita dan tokoh pendukung dalam cerita orang lain Sekuat apapun kita merancang strategi untuk mengubahnya tetap saja semesta adalah penulis yang handal. akankah seorang remaja biasa yang hanya berangkat sekolah, belajar dan jajan ini merubah jalan cerita semesta yang membosankan? aku tidak tau ini adalah kebetulan atau kesalahan. sesuatu yang menyatukan kita detik ini dan untuk selamanya. aku terlena dengan keadaan, dengan hati ku dan dengan cinta, hingga waktu berjalan sangat cepat tanpa kita sadari kita sudah terlambat, tidak ada yang bisa memutar ulang... entah itu memakai kekuatan ku maupun kekuatan mu cerita kita sangatlah gelap untuk menjadi pedoman untuk orang orang. Senyum yang melebar, tangan yang di genggam serta puncak rambut yang dibelai hanyalah sampul mari ku ceritakan kenyataan yang ada di balik sampul tersebut -sa_ndy
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amami
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • DARI BENCI JADI CINTA (SYAQEEL✨)
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Membawa Lari Sang Bidadari
  • Bukan Negeri Dongeng
  • As Possible
  • Aracha
Amami

Riksa hanya anak badung dan biang onar di sekolahnya. Dia bebas melakukan apapun yang dia mau. Memang siapa yang akan melarangnya? Orang tua? Tidak ada. Bahkan baginya, rumah sudah bukan lagi tempat Riksa untuk pulang. Orang tuanya berpisah dan bodohnya lagi papanya masih mengharapkan istrinya kembali. Sedangkan mamanya... entahlah, mungkin wanita itu kembali pada cinta pertamanya. Atau bahkan lebih baik ia tidak usah kembali. Karena terakhir kali bertemu, mamanya hampir membuat nyawa Ester melayang. Namun di dalam hati, Riksa masih menginginkan kehangatan dan cintanya kembali lagi seperti dulu. Diam-diam berdoa dalam dan meminta waktu untuk bisa ia putar kembali. Tapi Riksa sadar, hal itu tidak akan terjadi karena ia bukan Tuhan. Sekarang lelaki itu hanya berharap bahwa suatu saat ada seseorang yang akan datang membawa cintanya yang hilang, sesuatu yang dulu sempat Riksa buang, sesuatu yang pernah Riksa lupakan, sesuatu yang dulu sempat ia rasakan di tengah keluarganya yang saat ini telah hancur. Jika seseorang itu mampu memberikannya semua itu dan memberikan satu hal lebih lagi pada Riksa, ia berharap orang itu pun mampu memperbaiki dirinya yang kini telah rusak serta mengisi kekosongan hatinya. Tapi selama waktu itu akan datang, Riksa harus berbuat apa? Apakah seseorang itu memang akan datang padanya? Jika tidak, dia harus bagaimana? Apakah Riksa harus terus berdoa pada harapan semu hingga akhir masa hidupnya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines