Change After He Came

Change After He Came

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, jul 10, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Setelah kepergian sang mama kehidupannya menjadi jauh dari kata baik-baik saja. Evelittha adiba grastanye. Biasa di panggil Lita, ia kini tinggal bersama seorang ayahnya, karena tidak adanya seorang mama lita mencoba menguatkan dirinya. Namun dirinya telah hancur, setelah mendapat perlakuan dari ayahnya. Ayahnya tidak seperti dulu yang selalu memperhatikannya ,dan tidak berbicara keras seperti saat ini. berkali kali lita menyeka air matanya, berusaha memperlihatkan dirinya baik baik saja didepan semua orang. Berusaha Melukis senyuman di sudut Bibirnya, dan berusaha terbiasa dengan hal buruk yang telah menimpanya. ditengah kesedihan, keterpurukan, serta kesengsaraan mentalnya yang juga telah terganggu. kala itu Lita berjalan melewati beberapa trotoar di bibir jalan dengan hujan yang turun begitu deras. Mobil sport berwarna Hitam pekat menghampirinya lalu seseorang yang membawa mobil itu pun langsung membekapnya dan membawa masuk kedalam mobilnya. sampai saat itu pikiran Lita sudah tidak bisa di netralisir lagi. bahkan langsung menghilang dengan sekejap. apakah ia telah Mati? #menderita #kejam #terluka #Lita #selamat tinggal
Todos los derechos reservados
#363
terluka
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Let Me Love You Longer
  • This Really Hurts [END]
  • Not Home [TAMAT]
  • Peluka(n) [END]
  • BARA POSSESSIVUM
  • Keano
  • IM br(OK)en✓
  • Last Scene

Ini mengenai gadis manis yang pendiam dan gemar menari. Merahasiakan segalanya di balik senyum dan tawa ceria. Sampai pada saat rahasianya tak lagi dapat ia sembunyikan. "Gue nggak tau, sampai mana gue bisa bertahan. Tapi yang pasti, gue sayang sama lo." Bibir gadis itu tersenyum. "Andai gue bisa memilih, gue bakalan milih buat nggak kenal orang kayak lo, daripada akhirnya lo ikut menderita karena gue," sambung gadis itu. "Dan andai gue bisa memilih, Mil, gue bakalan milih buat nggak pernah terlahir daripada akhirnya gue harus nyaksiin gimana sakitnya orang yang gue sayang berjuang buat bertahan hidup." °°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°° JANGAN LUPA FOLLOW, GUYS!-♡ Halo, ini ceritaku yang ketiga di sini. Pastikan kalian baca sampai akhir, ya. Dan satu lagi, jika ada kesamaan nama tokoh, latar, atau apa pun dalam cerita ini, itu semua murni ketidaksengajaan. Harap dapat dimaklumi dan tidak langsung menjatuhkan. Oiya! Disclaimer aja, ceritanya lumayan singkat. So, pastiin jangan terlalu nyaman atau dighosting. Sudah cukup real life kalian dighosting, di cerita, kuharap jangan, xixi^^ Happy Reading-♡ Cover by : Pinterest

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido