We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Mawar Baru

Mawar Baru

  • WpView
    Reads 128
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 11, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tidak ada salahnya mengabadikan kenangan dari salah satu kisahku. Berharap hal yang suram menjadi indah kembali, dan yang sendu menjadi riang kembali. Ini luapan hati yang luka untuk menjadikannya terobati dan meluruhkan canggung. Membuktikan kasih dan sayangku bukan sepatah candaan. Ini akan menjadi suatu kado istimewa untuk Mawar yang diabadikan dalam bentuk sastra. Dari banyak alasan, mengharapkan aku dan kamu mendamaikan diri dan melukis kisah di atas kanvas yang baru, bersama aku dan kamu. Bahagia lagi.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes Of Goodbye (END)
  • Purple Land (Complete)
  • Cinta 3 Detik❤ (Complete)
  • DESTINY  (END)
  • perjalanan cinta rumit
  • Short Story
  • SAMSARA
  • SERPIHAN HATI [SUDAH TERBIT]
  • SAMUDERA dirimu yang selalu kutunggu
  • KAIFA HALUKI??

Sembuh bukan tentang menemukan cinta baru, bukan pula tentang melupakan jejak yang pernah tertinggal. Sembuh adalah seni merangkul luka tanpa membiarkannya menguasai, membiarkan kenangan tetap ada tanpa menjadikannya belenggu. Bukan proses yang bisa kupaksa atau percepat, melainkan perjalanan sunyi yang penuh riak-riak ingatan-tentang tawa yang dulu menghangatkan, tentang janji-janji yang kini hanya gema di lorong waktu. Aku tahu, kamu pernah menjadi rumah, tempatku pulang tanpa ragu. Namun, rumah itu kini hanya bayangan, berdinding sunyi dan berisi ruang-ruang kosong yang tak lagi menyambutku. Aku tidak ingin menghapus setiap memori, karena bagiku, kenangan adalah musim yang datang dan pergi-tak perlu diusir, hanya perlu diterima. Maka aku memilih berjalan, bukan untuk meninggalkan, tapi untuk melangkah dengan luka yang sudah kujinakkan, dengan hati yang tidak lagi mencari, tapi mengerti bahwa tidak semua yang hilang harus ditemukan kembali. -Sharfina

More details
WpActionLinkContent Guidelines