Life is Never Perfect!!

Life is Never Perfect!!

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 4, 2021
Cerita ini tentang seorang gadis bernama Arletta Jane Arthanabil yang sudah menyadari dirinya berbeda dengan gadis lainnya. Gadis jangkung yang terlahir sebagai bungsu dari tiga bersaudara. Memiliki dua orang saudara laki-laki bernama Arsya Dave Arthanabil sebagai kakak tertua dan Archie Mario Arthanabil sebagai kakak nomer dua. Dikarenakan jarak usia mereka yang juga tidaklah terlampau jauh. Maka tak jarang mereka bertiga bermain layaknya tiga saudara laki-laki. Yap, Arletta sering diajak kakak-kakaknya untuk bermain permainan laki-laki bersama mereka. Dimulai dari layangan, gundu, dan permainan anak laki-laki lainnya. Bahkan sampai tidurpun sekamar bertiga. Tapi untuk sekamar itu tak berlangsung lama. Hanya sampai saat Arletta selesai SD saja. Selepas masuk SMP, Arletta mulai diberi ruang kamar sendiri, begitupun kakak-kakaknya. Hidup Arletta makin sempurna dengan keberadaan orang tua yang begitu menyayangi mereka semua. HIdup berkecukupan dengan keluarga yang sempurna. Hingga suatu ketika Arletta menginjak usia remaja, tepatnya saat masih menginjak Sekolah Menengah Atas dan mengetahui bahwa debaran jantungnya tak beraturan saat bertemu guru Bimbingan Konselingnya bernama Ibu Sabrina.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Arleta
  • Aldo Dan Muthe ( Almuth )
  • AKSARALETTA
  • Martanita [END]
  • Benci Dan Cinta (✔)
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • AGGA

Arleta adalah seorang gadis dimana orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan, tapi arleta bersyukur karena kakaknya masih hidup dalam kecelakaan maut itu, walaupun kakaknya hanya berbaring diam dalam koma, tidak hidup dan tidak mati selama 2 bulan. Setelah kakaknya sadar dari koma, kakaknya bersikap tak lebih dari sebuah patung, hidup dan melihat dengan tatapan kosong. Dan saat itu arleta berpindah dari rumah orang tuanya ke rumah pemilik perusahaan dimana dulu ayahnya bekerja. Mereka mau menjadi orang tua angkat arleta dan kakaknya karena ayahnya dulu menjadi sahabat serta bawahan sang pemilik perusahaan. Mereka mengatakan akan menyayangi arleta dan kakaknya seperti menyayangi anaknya sendiri, saat arleta memasuki gerbang kediaman keluarga arlangga. Arleta terpesona oleh rumah yang besar dan terlihat sangat mewah tersebut. Dan saat melihat ke kabin lantai dua, arleta melihat senyuman sinis seorang lelaki, lalu laki-laki itu menghilang ke dalam kegelapan rumah. Arleta pun hanya bertanya-tanya dan mengikuti nyonya arlangga yang mengandengnya masuk dalam rumah, Arleta tidak menyadari bahwa setiap langkah kaki yang dia pijakan akan membuat jalan hidupnya berubah dalam segala hal...

More details
WpActionLinkContent Guidelines