Teras 1975

Teras 1975

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 4, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Aku selalu duduk menunggu di teras rumah, menunggu kamu yang mungkin akan kembali walau kenyataannya sangat nihil. Sudah bertahun-tahun aku menunggu dengan bayangan yang tidak pasti, harap cemas yang selalu menghantui. Tetapi kamu tetap tidak mau pergi dari imaji. Dasar brengsek, bisa-bisanya kamu pergi begitu saja dengan menutupi semua yang terjadi.
Todos los derechos reservados
#11
1975
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • DENTING  [Revisi]
  • RAJAWALI [REVISI]
  • My Halu Come True {Completed}✅
  • ELBRASTA
  • Semesta
  • FRIENDSHIP
  • Persimpangan Langit (✔)
  • dimana janji tersebut
  • GENTAWA✓
  • Hidden Angel [ Huang Renjun]

Kebersamaan dapat membuka celah dihati seiring berjalannya waktu. Berada disampingmu itu sebuah kenyamanan bagiku. Kamu yang selalu sabar, kamu yang menantiku, kamu yang bertahan disaat aku juga sedang bertahan untuk orang lain. Hingga orang yang aku perjuangkan ternyata mengecewakan. Tapi aku sadar, betapa hati ini kosong. Kau pergi membawa hatiku tanpa membawa diriku. Hatiku dibawa olehmu, aku tak dapat merasakan apapun selain kehangatan jiwamu. Namun, kamu pergi tanpa sempat memberi hatimu, Juga kau biarkan hatiku terkurung disana. Aku jatuh hati padamu. Sedangkan kamu terlalu mudah menjatuhkan hatiku. Kamu melupakanku, menjauhiku. Dan aku hanya bisa diam, menyadari semuanya berjalan menjauh tanpa bisa berbuat apa-apa. Karena ku rasa ini sudah sepantasnya aku dapatkan, mengingat dulu aku-lah yang lebih banyak menyakitimu. Dan itu seperti bomerang, kembali menyerang balik diriku. Aku tak dapat mencegahmu pergi. Dan kamu, diam-diam menjemput perempuan masa lalumu. Namun, aku terlalu bodoh untuk mengetahui perasaan orang macam kamu. Yang aku tahu, cinta itu mudah. Dan ternyata aku salah. Bahkan, aku salah telah memilih orang. ----- Note: Hargai tulisan karena menulis butuh pemikiran, waktu, dan imajinasi yang tak semudah saat membacanya saja. Dan lapor ya, kalo kalian menemukan cerita yang sama seperti ini, makasih ☺

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido