Story cover for pelarian by armilanisa
pelarian
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 04, 2021
tentang Maria yang tidak sengaja terjebak dalam kejadian diluar rencana liburannya . Maria dikira salah satu kadet pergerakan di Batang dan dengan terpaksa mengikuti taktik pelengseran kekuasaan
apakah nasib Maria saat mereka tahu dia bukan kadet yang mereka maksud? Maria terlalu takut mengaku dan takut memilih pihak mana yang benar sampai Maria mengetahui fakta mengejutkan membuatnya ragu kian ragu ingin tenggelam saja rasanya



"Ria, mungkin nggak pelarian kita ada komedinya?"
Maria terpaku dengan pertanyaan Sangkar
"Kita anggap pertanyaan kamu itu komedinya" mereka berdua lantas tertawa lepas sebelum menyadari keadaan mereka dalam bahaya


"Sangkar, aku mau nyanyi, dengerin ya"
sangkar yang hendak menuju alam mimpinya menatapku sembari tersenyum
"ini tentang keadaan saat kita selalu sama sama"


"MARIAA" Maria ingin berteriak menyauti sangkar yang memanggilnya tapi mulutnya dibekap.
'sangkar kalau ngga liat aku, aku mohon kamu pergi jauh' Maria berharap dalam hati setelahnya pandangan sangkar agak lama mengarah ke tempat Maria dibekap namun hanya beberapa detik sangkar berlalu kembali meneriakkan nama Maria


Akankah Sangkar menemukan Maria
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add pelarian to your library and receive updates
or
#2sangkar
Content Guidelines
You may also like
Rara [ Proses Penerbitan ] by renipepayosa
52 parts Complete
{Jangan lupa follow sebelum membaca} No. Plagiat!! "Meski perasaan itu penting mimpi adalah Hal utama yang lebih dahulu harus di kejar" Rara violenta Philotra gadis sederhana yang hidup bersama nenek dan kekek nya kerena, kedua keluarga nya mengalami keselamatan. Gadis sederhana yang mendapat biaya siswa di sekolah SMA Metodis sekolah yang semua murid nya anak konglomerat beranda. hingga suatu insiden kecil yang menyebabkan pertemuan antara Rara dan Raihan Caisar wiliam. cowok yang cuek yang perparas tampan dan pendiam, ia ketua exkul musik di sekolah Metodis itu sekaligus anak dari pemilik sekolah itu, ia juga ketua geng motor yang terkenal dengan raja jalanan dan berandalan. "Maaf kak Rara mau tanya" "tanya apa enggak usah izin kali, kalau mau ngomong! " "Kenapa kakak ketua exkul music, kakak kan enggak pernah ikut eskul nya" "Emang masalah buat lo! " "Iya, enggak sih kak" "iya karena kemarin pemilihan ketua eskul music Orang terganteng jadi, gw yang dipilih nasib orang ganteng" "kakak lucu deh" "kok gw yang lucu lo, tuh yang lucu gemes banget sih lo" •••• "Udaranya sejuk ya kak"ujar Rara melihat Pemandangan bukit. "Iya Ra, gw ajak lo ke sini gw mau ngomong Sesuatu sama lo! " "Gw tau kita baru kenal dan gw tau seiring berjalan waktu kita akan ketemu orang baru" "Matsut kakak apa sih? " Lo emang enggak peka ya Ra.. "Matsut gw, gw... gw.. gw.. sebenaraya suka Sama lo Rara Violenta Philotra" "Hahaha, sorry kak seperti kakak bilang tadi Kita masih baru kenal dan kita juga belum Mengenal sifat-sifat asli kita gimana dan Lagi pula perjalanan hidup kita masih Panjang yang harus kita hadapi, dan lagi Pula aku udah punya komitmen dalam hidup Aku sebelum aku sukses dan membangangkan Nenek dan Kakek" "Okey gw akan tunggu 6 tahun lagi" "Lah kakak serius mau tunggu 6 tahun lagi" "Hm" "Makasih kak" Penasaran kan kelanjutan kisah Rara dan Raihan apakah Rara goyang sama komitmen Nya atau sebaliknya??
You may also like
Slide 1 of 9
Ranaya cover
TUBUH GADIS NERD [END] cover
Dear Mia cover
Arsyilazka cover
Hug me! (my lady) cover
Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)  cover
Rara [ Proses Penerbitan ] cover
Sang Dewi cover
ArKa (End) cover

Ranaya

10 parts Ongoing

Aira tak pernah menyangka keputusannya melanjutkan pendidikan jenjang SMA diluar kota malah membawanya pada sebuah pertemuan yang tidak pernah ia duga sebelumnya. Hari-hari nya yang semula damai seketika berbanding terbalik ketika seseorang tiba-tiba muncul dihadapannya. Dan yang lebih mengejutkan nya lagi, seseorang itu berucap bahwa ia mengenalnya. "Haii, Aira kan." sapanya hangat dengan senyum lebar yang mengembang. Berawal dari sapaan itu hari-hari nya seolah dipenuhi akan sosok laki-laki manis itu. "Haii, kita ketemu lagi adik kecil." "Apa yang nggak gue tahu dari lo sih dek." "Kita bakal ketemu lagi dek, liat aja nanti." ****** "Abang sayang kamu Aira." Sederet kalimat yang masih teramat asing bagi Aira, apa sebenarnya ini?