We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
pelarian

pelarian

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 26, 2021
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
tentang Maria yang tidak sengaja terjebak dalam kejadian diluar rencana liburannya . Maria dikira salah satu kadet pergerakan di Batang dan dengan terpaksa mengikuti taktik pelengseran kekuasaan apakah nasib Maria saat mereka tahu dia bukan kadet yang mereka maksud? Maria terlalu takut mengaku dan takut memilih pihak mana yang benar sampai Maria mengetahui fakta mengejutkan membuatnya ragu kian ragu ingin tenggelam saja rasanya "Ria, mungkin nggak pelarian kita ada komedinya?" Maria terpaku dengan pertanyaan Sangkar "Kita anggap pertanyaan kamu itu komedinya" mereka berdua lantas tertawa lepas sebelum menyadari keadaan mereka dalam bahaya "Sangkar, aku mau nyanyi, dengerin ya" sangkar yang hendak menuju alam mimpinya menatapku sembari tersenyum "ini tentang keadaan saat kita selalu sama sama" "MARIAA" Maria ingin berteriak menyauti sangkar yang memanggilnya tapi mulutnya dibekap. 'sangkar kalau ngga liat aku, aku mohon kamu pergi jauh' Maria berharap dalam hati setelahnya pandangan sangkar agak lama mengarah ke tempat Maria dibekap namun hanya beberapa detik sangkar berlalu kembali meneriakkan nama Maria Akankah Sangkar menemukan Maria
All Rights Reserved
#14
maria
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ArKa (End)
  • Harapan Bunga Terakhir
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • Dear Mia
  • AZKARA dan KANIA (End)
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • Hug me! (my lady)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • Rara [ Proses Penerbitan ]

Typo bertebaran! Belum di revisi!!! "Tadi pas gue pegang lo, lo bilang bukan mahrom tuh maksudnya apa?" Mendapat pertanyaan tersebut membuat Chika menoleh dan melihat mata Arya sekilas. Entah mengapa ia tidak kuat jika harus menatap pria itu. "Itu... Maksudnya laki-laki dan perempuan yang bukan mahrom, tidak boleh berpegangan atau bersentuhan. Kecuali udah menikah" jelasnya. "Orang tua?" tanya Arya lagi. "Boleh, saudara kandung juga boleh, saudara laki-laki atau perempuan dari orang tua juga boleh, keponakan laki-laki atau perempuan juga boleh, kakek nenek kandung juga boleh, dan pelayan tua. Itu sih kayaknya yang boleh," Jelasnya memperhatikan bibir pink dan tebal milik Arya. "Gue sama lo?" tanya Arya lagi. "Nggak boleh, kecuali kita udah nikah," jawabnya spontan. Membuat ia membelalakkan matanya karena kaget dengan ucapannya. Arya yang melihat tingkah Chika pun malah terkekeh. "Lo mau nikah sama gue?" goda Arya. "Idih! Ogah banget!" ujarnya dengan suara yang meninggi. Lagi-lagi ia tidak bisa menahan dirinya. "Santai aja kali," jawab Arya santai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines