EMBUN
  • WpView
    LECTURAS 223
  • WpVote
    Votos 133
  • WpPart
    Partes 10
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, nov 21, 2021
"Ketika kau yang kuanggap semesta adalah orang yang tak semestinya." Embun Kemala, perempuan mungil berumur 18 tahun yang harus ditampar oleh kerasnya kehidupan, saat orang lain sekolah dia justru mati-matian bekerja untuk melunasi hutang ayahnya. Begitulah, sampai Albian Wijaya datang dan berusaha merubah kehidupannya. Albian Wijaya, seorang Mahasiswa yang populer di kampusnya. Sejak awal pertemuannya dengan Embun, Bian merasa simpati pada keadaan anak itu. Embun seperti kaktus yang tumbuh di gurun pasir, begitu kuat. Bian ingin melindunginya tapi yang tidak Bian sadari pada awalnya adalah sebuah rasa yang ikut terjebak disana.
Todos los derechos reservados
#18
embun
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • 365 Lembar [END]
  • JEVANGAR (Sequel Zayyan Harquel) ✓ Terbit ‼️
  • Kapan Lulus? [END]
  • Merry-Go-Round (TAMAT)
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  • SKRIPSUIT  ✔
  • My Crush Boy Next Door (END) -TAHAP REVISI
  • ALRIN
  • Begin ✔

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido