Matahari [ON GOING]

Matahari [ON GOING]

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Apr 5, 2021
[FOLLOW DULU SEBELUM BACA BIAR YANG NULIS MAKIN SEMANGAT] Lo emang bisa menjadi yang paling terang buat orang lain, tapi lo bisa gak jadi terang buat diri lo sendiri? Lo bersinar dimana-mana tapi saat lo sendiri malah jadi gelap gak menyisakan cahaya manapun. Menyangkal semua hati yang suka rela diberikan buat lo. Lo dengan gak punya hatinya mematahkan setiap perjuangan yang gak ada abisnya dilakukan demi dapetin hati lo. Untuk matahari, si panas namun sedingin kutub utara, makasih atas setiap luka dan semua perjuangan yang kamu patahkan. Ada saatnya aku merasa lelah untuk terus menerus mengejar sesuatu yang bahkan tidak pernah peduli dengan apa yang aku lakukan. -Athaya
All Rights Reserved
#304
coldboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • EPIPHANY
  • DRABIA [END]
  • Nissa & Nathan (COMPLETED)
  • Heart Is Not A Doll
  • EREBUS
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • LANGIT {NEW VERSION}
  • ZELINARKA
  • Sunrise
  • RafaelClara
EPIPHANY

Rania berada di ambang kebingungan. Antara memilih Elang atau 'dia' yang sebelumnya pernah ada di hatinya. Hubungan yang awalnya berjalan baik-baik saja, perlahan retak di saat Rania mencoba untuk pergi tanpa melukai. Namun, Rania melupakan satu hal yang pernah Elang katakan. Perihal laki-laki cuek itu yang tak suka dibohongi, dikhianati, dan dipermainkan hatinya. Bahkan dia juga melupakan beberapa hal penting lainnya. Perihal bahwa dirinya adalah salah satu kesukaan Elang akhir-akhir ini. Di titik ini, Rania mencoba untuk menyatukan dua hal tersebut sekaligus. Bisakah dirinya pergi tanpa melukai? Atau bahkan Elang sendiri yang akan mundur setelah mengetahui siapa laki-laki yang sempat singgah di hati gadis manis yang disukainya? * * * "Maaf, Elang. Di sini aku mau kamu paham bahwa yang selalu ada, tak menjamin akan menjadi peran utama. Karena bagiku, kamu hanyalah peran pengganti yang kebetulan bersedia untuk menyembuhkan luka yang pernah diciptakan olehnya." Benarkah hubungan keduanya kandas sampai di sini? * * * Salam sayang, Nur Azizah

More details
WpActionLinkContent Guidelines