BETWEEN US

BETWEEN US

  • WpView
    Reads 301
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2024
Rinta dipertemukan dengan seorang yang berhasil membuatnya gagal move on sampai bertahun-tahun. Temannya, sangat dekat, bahkan hampir bisa digapai. Namun, banyak masalah yang tiba-tiba bermunculan, puncaknya saat ia kehilangan satu-satunya manusia paling berharga di hidupnya, dan disakiti berkali-kali oleh cinta pertamanya. Setelah meninggalkan rumah, tak ada tempat pulang, tak ada pulang. "Lo buru-buru, kan? Gimana kalau gue anter balik?" "Lo deketin gue cuma karena ngincer temen gue?" ___ "Lo pikir gue diem di sini mau jadi begal gitu? Gue juga mau naik kali!" ___ "Satu, gue ke sini terpaksa. Dua, gue gak punya nomor bokap lo. Tiga, lo bisa minggir gak?" ___ "Gue janji bakal bawa lo ke tempat yang indah banget, tempat yang gue simpen khusus buat lo. Kalau nggak sama lo, gue nggak mau ke sana." ___ "Lo cuma mau harta bokap gue kan? Bitch!" "Sebelum Bapak usir Rinta juga, Rinta udah niat pergi dari sini!" "Udah nggak ada tempat buat gue pulang." ___ "Lo di mana sih? Gue di Sagrada Familia nih." ___ "Zakynthos? Lo mau bawa gue ke mana sih?"
All Rights Reserved
#465
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUMANTARA
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Rannia√
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • HE IS MY MINE!
  • Simple LOVE [Completed]
  • Stres In Life
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
BUMANTARA

PLAK!!! Suara tamparan keras yang menghantam pipi seorang gadis yang tengah meringkuk di atas dinginnya lantai toilet. Gadis itu tak melawan, dia hanya diam sambil menatap nanar pada lantai, dia Naya Rivera. "ANJ**G! gak guna lo!" maki seorang siswi itu, sambil sesekali menendang tubuh gadis malang itu. "Maaf." ucap Naya itu dengan nada bergetar, hanya kata itu yang bisa dia ucapkan di balik rasa takutnya. Cih! Bukannya merasa kasihan, siswi itu malah semakin membabi buta dengan menarik keras rambut Naya, lalu mencengkram kuat-kuat rahang Naya. "Apa? maaf lo bilang?! Kata maap lo gak cukup buat nilai tugas gue jadi 100 tolol! Dasar anak pelac*r!" keras dan tidak tahu rasa terima kasih, itulah Rossalia Maharani. Menjadikan Naya sebagai budak untuk mengerjakan semua tugasnya. Naya memang terkenal akan sifat lugu serta kepintarannya, dan Rossa berpikir bahwa mengapa dia tidak memanfaatkan itu semua bukan? Tuntutan akan keluarga Rossa, yang menekan anaknya untuk menjadi yang paling utama dalam hal apapun, apalagi masalah prestasi di sekolahnya. Bagi Naya, sekolah ataupun rumah itu sama saja, iya sama saja tempat yang menyakitkan. Disaat orang lain merasakan rumah menjadi tempat ternyaman, namun itu tidak berlaku bagi Naya. Tamparan bahkan pukulan sudah menjadi bagian yang Naya dapatkan setiap harinya. Tak ada yang menyayanginya, tak ada yang mampu mengerti keadaannya, tak ada seorangpun. Ibu nya? Tidak, dia sama saja seperti orang lainnya. Teman? itu apa lagi, Naya sama sekali tidak mempunyai teman. "Mana ada orang yang mau berteman dengan orang udik seperti saya" pikiran itu yang selalu tertancap keras di pikirannya. Apakah Naya mampu melawan setiap kesedihan nya? Akankah Naya merasakan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines