BETWEEN US

BETWEEN US

  • WpView
    Reads 300
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 24, 2024
Rinta dipertemukan dengan seorang yang berhasil membuatnya gagal move on sampai bertahun-tahun. Temannya, sangat dekat, bahkan hampir bisa digapai. Namun, banyak masalah yang tiba-tiba bermunculan, puncaknya saat ia kehilangan satu-satunya manusia paling berharga di hidupnya, dan disakiti berkali-kali oleh cinta pertamanya. Setelah meninggalkan rumah, tak ada tempat pulang, tak ada pulang. "Lo buru-buru, kan? Gimana kalau gue anter balik?" "Lo deketin gue cuma karena ngincer temen gue?" ___ "Lo pikir gue diem di sini mau jadi begal gitu? Gue juga mau naik kali!" ___ "Satu, gue ke sini terpaksa. Dua, gue gak punya nomor bokap lo. Tiga, lo bisa minggir gak?" ___ "Gue janji bakal bawa lo ke tempat yang indah banget, tempat yang gue simpen khusus buat lo. Kalau nggak sama lo, gue nggak mau ke sana." ___ "Lo cuma mau harta bokap gue kan? Bitch!" "Sebelum Bapak usir Rinta juga, Rinta udah niat pergi dari sini!" "Udah nggak ada tempat buat gue pulang." ___ "Lo di mana sih? Gue di Sagrada Familia nih." ___ "Zakynthos? Lo mau bawa gue ke mana sih?"
All Rights Reserved
#98
justafriend
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Stres In Life
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • DIKANESHA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Arsyilazka
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • VALOROUS
  • 27 FEBRUARI

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines