Dan Sampailah Idealisme Itu

Dan Sampailah Idealisme Itu

  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 19, 2022
Muhammad Yusuf Bahari. Pemuda yang memutuskan resign dari pekerjaanya, dan melanjutkan hidup sesuai dengan apa yang dia inginkan, Menjadi jurnalis. Aneh memang, Tidak seperti orang pada umumnya. Menjadi seorang idealisme ternyata bukanlah pilihan yang mudah. Apalagi saat mendapat kabar burung tentang berita seorang Pejabat yang terjerat kasus korupsi. Yang tak lain adalah Bapak dari Teman karibnya. Dengan sedikit bumbu percintaan ala kawula muda, Saya harap rangkaian kata seorang Penulis pemula ini bisa membuatmu masuk kedalamnya. Yapp, Iqra.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Imam untuk Gladysa✓
  • Assalamu'alaikum Cinta (Slow Update)
  • ISTRI RAHASIA GUS ADNAN : a big secret, puzzle the game
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Okay, We're Married on July
  • Cinta Dalam Rohis
  • Assalamualaikum Cinta
  • Ya ALLAH Aku Jatuh Cinta
  • You Can't Hurry Love [Dihapus Sebagian]

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

More details
WpActionLinkContent Guidelines