Story cover for ECCEDENTESIAST by WhiskyWayy
ECCEDENTESIAST
  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 05, 2021
"Kenapa kamu tak membiarkanku mati."

"Raina senang punya Mama Karin sebagai ibu Raina...." 

"Papa kenapa menghindar? Raina minta maaf kalau Raina salah. Jangan tinggalkan Raina lagi,"

"Kamu tahu apa yang lebih indah dari langit senja?" tanya pemuda itu tiba-tiba.
"Hujan?" ucap Raina menanggapi.
"Apa bagusnya melihat air yang turun seolah sedang berlomba merasakan sakitnya terjatuh." pemuda itu menyuarakan pendapatnya mengenai hujan.
"Hujan lebih dari itu. Ia bisa menyembunyikan tangisanmu. Ia bisa menemanimu saat sedih. Hujan tak pernah marah walau ia harus jatuh berkali-kali hanya untuk membantu makhluk lain. Bagiku hujan adalah segalanya"

"Bunda, kalau memang Raina punya Bunda sebagai ibu Raina, kenapa Bunda tidak datang menjemput Raina disini? Raina sesak bunda, Raina kira Raina sudah tidak memiliki siapapun didunia ini. Bunda, Raina mohon jemput Raina. Raina lelah bunda."
All Rights Reserved
Sign up to add ECCEDENTESIAST to your library and receive updates
or
#638kekerasan
Content Guidelines
You may also like
Rainangkasa #2 [END] by AmandaPutri685
38 parts Complete
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
You may also like
Slide 1 of 9
Rainasta cover
Rain(y) Rei (COMPLETED) cover
Raina Maramitha cover
Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)  cover
RAIN cover
Lingga [SELESAI] cover
Rain And Him (Completed) cover
Rainangkasa #2 [END] cover
Warna Untuk Pelangi [✓] cover

Rainasta

12 parts Complete

"Kamu tahu kenapa kita mengenang banyak hal saat hujan turun? Karena kenangan sama seperti hujan. Ketika dia datang, kita tidak bisa menghentikannya. Bagaimana kita akan menghentikan tetes air yang turun dari langit? Hanya bisa ditunggu, hingga selesai dengan sendirinya." "Kamu tahu kenapa aku suka hujan? Karena hujan bisa menyamarkan air mataku. Aku juga suka petir, tau kenapa? karena ketika petir berbunyi saat itulah waktuku untuk berteriak sekeras mungkin hingga tidak ada yang bisa mendengarnya." -Raina Aku? gadis penyuka hujan, sangat. Hal bahagia yang pernah aku lakukan adalah membuat seseorang yang tadinya sangat membenci hujan, jadi menyukai hujan. Hidupku berubah ketika aku pindah ke sekolah baruku. Sekolah yang memberi sejuta kenangan indah dan sedih didalamnya. Sekolah yang membuat ku bertemu dengan seorang badboy yang dingin dan menyeramkan 'katanya'. Nasta Reynand Gavriel, ketua geng motor berandalan yang ditakuti oleh geng-geng motor yang ada di Bandung. Kerjaannya hanya nongkrong bareng teman-temannya, tawuran, balapan dan bolos. Sampai pada akhirnya ada seorang gadis yang datang dalam hidupnya dan mengubah semuanya, membuat dirinya lebih berwarna, membuat dia merasa hidup antara mayat-mayat yang berbicara, dia adalah Raina Azura Belvania.